Extensible Messaging dan Presence Protocol yang sangat dikenal dengan XMPP, muncul dari komunitas opensource Jabber pada tahun 1999. Jadi istilah Jabber dan XMPP kadang membingungkan karena sering dipakai secara bergantian, maklum karena sumbernya sama. Bahwa tehnologi ini diciptakan oleh Jeremie Miller pada tahun 1998. Karena perjalannanya dalam menggarap empat klien yang berbeda maka dia memutuskan untuk meng-opensource-kan saja protokol ini, agar setiap orang bisa memahami, membangun kebebasan berbicara dan bisa mendevelop tehnologi pesan instan sendiri yang:
Open – terbuka
Siapapun bisa membangun Jabber sendiri dengan spesifikasi dan standar tehnologi yang terbuka
Desentralisasi
Siapapun boleh mendirikan server sendiri dan interkoneksi dengan server yang lainnya
Secure – aman
Fitur enkripsi, otentikasi dan identifikasi yang handal untuk memastikan kerahasian, proteksi privasi dan mencegah spam
Fleksible
Jaber atau IM yang sama bisa untuk pertukaran data yang terstruktur
Dengan kata lain bukan tertutup, tidak aman, tidak mudah, tersentral, dan berhak paten. Saat Jeremie merilis server pertamanya pada tanggal 4 Januari 1999, komunitas opensource langsung merespon dan berkontribusi dengan menyediakan klien, komponen server, dan pustaka kode. Untuk saling berkomunikasi melalui internet, entitas ini menggunakan protokol XML pada umumnya pada kabel, yang kemudian dikenal sebagai Extensible Messaging and Presence Protocol atau XMPP, dan sisa cerita ada di sini
Itu saja perkenalan tentang XMPP bagi yang belum kenal, langsung dicomot dari sumbernya. Kabar yang terbaru adalah dari Facebook developer tentang Integrating Facebook Chat Everywhere oleh Serkan Piantino. Bahwa Facebook Chat sekarang support Jabber/XMPP, standar terbuka untuk pesan instan bagi para developer sekarang sudah dapat untuk mengintegrasikannya dengan pesan instan berbasis web, desktop maupun mobile.
Sehingga bagi para pengguna klien software instan messenger seperti Adium, iChat, atau Pidgin dan dengan Facebook Connect para pengguna dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan klien chat seperti Meebo bahkan AOL dengan versi AIM terakhirnya sudah mendukung pula, dengan demikian khususnya disini para pengguna Pidgin tanpa plugin Facebook Chat pun sudah bisa langsung menggunakan fasilitas Facebook Chat dengan mudah pada protokol XMPP atau Jabber.
Bagaimana caranya menggunakan Facebook Chat di Pidgin menggunakan XMPP:
Mulai dengan menambahkan akun dengan memilih protokol XMPP
Username, gunakan Facebook username, lihat pada http://www.facebook.com/username/
Domain, gunakan “chat.facebook.com”
Pasword, tentusaja password seperti biasanya
Setelah itu, pada tab Advanced, hilangkan centang pada “Require SSL”, Set koneksi pada port 5222, dan set koneksi server ke “chat.facebook.com”
Begitulah caranya, sangat mudah sekali sekarang, dan bagi yang menggunaan plugin Facebook pihak ketiga, sudah selayaknyalah menggunakan Facebook XMPP protokol ini. Karena sudah bagus dan terdokumentasi dengan baik sekali, juga implementasi XMPP ini resmi disupport dan akan berjalan dalam jangka yang sangat panjang.
Netbook sebagai alat untuk membantu pekerjaan ringan dan bersosial network menjadi suatu pilihan karena bentuknya yang kecil dan ringan, mudah dibawa kemana-mana, daya tahan baterai yang lebih lama, storage penyimpanan yang lumayan besar dan kuat jika memakai SSD. Selain bisa untuk membawa dokumen yang lumayan lengkap, untuk presentasi dan memiliki papan keyboard yang manusiawi, fungsi internet sangat melekat pada netbook, memang netbook hadir untuk berbagai kemudahan dan tentusaja fungsionalitas harus menjadi tolok ukur utama, selain harga yang selalu bersaing.
Jangan sampai hanya karena speed prosesor dan performans dalam menjalankan task program menjadikan nilai tambahan yang sifatnya negatif, hanya karena kehadiran netbook yang biasanya sudah bundling dengan preinstall OS, yang kadang karena kekurang nekatan saja sehingga harus selalu bergantung pada sistem operasi komputer yang sudah dikenal lama meski dengan performa yang sudah tidak bisa diandalkan lagi. Sehingga banyak cerita tentang kekecewaan menggunakan netbook.
Sistem operasi sebagai ruh dari sebuah perangkat komputer, harus dipilih dengan bijak selain untuk membantu pekerjaan juga mempertahankan semangat untuk bekerja. Semisal netbook yang menjadi lambat karena salah memilih sistem operasi, atau kena virus sehingga menyebabkan hari yang seharusnya indah menjadi hari penuh petaka dan uring-uringan, semata. Piranti Backup menjadi sangat penting, namun apakah harus setiap hari membackup data kita, pilihan cloud computing adalah sebuah solusi namun sejauh mana para pengguna netbook memanfaatkannya, kadang malah belum dengar (lmao).
Bukan berarti dengan preinstalled bundling sistem operasi pada netbook maka kita harus menggunakannya, atau tergantung pada itu. Tidak, karena banyak opsi lain dan sistem operasi yang super keren, apalagi yang masih bundling dengan XP mungkin harus segera berpikir untuk upgrade ke seven dengan biaya tertentu. Tidak harus karena sistem operasi tidak berbayar alias Free dan gratis banyak menjadi pilihan. Sistem operasi netbook yang bisa digunakan dengan mudah dan support dengan mesin berspesifikasi rendah harus diperhitungkan dan selayaknya dicoba, toh dengan netbook tidak mungkin akan mengerjakan sesuatu yang membutuhkan resource besar seperti editing audio visual atau grafis yang membutuhkan spesifikasi high end.
Berikut daftar OS – Operating system yang mutakhir, populer dan patut dipertimbangkan:
Jolicloud memang dibuat dan dipersiapkan untuk sistem operasi netbook, menggunakan kombinasi antara Linux Debian dan Fedora dilengkapi dengan WINE untuk mensupport aplikasi-aplikasi yang hanya berjalan di Windows. Jolicloud di atur sedemikian rupa sehingga berjalan dengan mulus dan baik pada komputer dengan sumberdaya rendah dan layar kecil. Aplikasi-aplikasi dan ruang penyimpanan berbasis web lebih diutamakan sehingga sangat berbeda dengan tehnologi komputer tradisional yang mengharuskan semuanya ada dalam komputer itu sendiri, sehingga kekurangan ruang penyimpanan data – storage – bisa diatasi dengan menyimpan data pada server besar dukungan Jolicloud. Semua aplikasi berjalan pada fullscreen mode secara default, dan support akan aplikasi-aplikasi baru bisa dilihat pada direktori yang ada. Tim Jolicloud secara istimewa mengatur semuanya termasuk kompatibilitasnya. Jolicloud dapat diinstal bersama dengan semua sistem operasi yang ada, dan untuk windows ada alat khusus untuk menginstalnya secara sangat mudah. Besar file master seperti biasa dengan OS ringan lainnya yaitu 600an MB.
Windows 7 (Windows Seven, Home Premium seharga 165 USD)
Dengan wajah dan banyak perubahan dari XP dan Vista, Windows 7 berjalan sangat bagus pada komputer netbook, ringan, dan irit baterai karena sistem manajemen power yang diperbaharui. Kelebihan dari Windows 7 adalah terutama tidak harus belajar kembali OS lain, dan hanya sekedar mengintegrasikan kehidupan berbasis Windows anda pada netbook.
Ubuntu Netbook Remix, lihat screencast. Ubuntu bisa berjalan sangat lancar pada komputer dengan suberdaya dan spesifikasi rendah seperti netbook. Ubuntu Netbook Remix menyediakan banyak sekali kenyamanan berkomputer, bukan hanya karena sebuah distro Linux yang sangat populer, namun memberikan pengalaman dalam visibilitas menu, kebebasan, dan pengalaman baru dalam berkomputer. Ubuntu Netbook Remix ini memang dulunya dipersiapkan antara Intel Atom bersama Canonical, dalam projek Moblin sebelum dengan Nokia sekarang, sehingga tidak heran mengapa banyak preinstalled bundling netbook yang berisi UNR.
Semuanya hampir sama, dalam penginstalan maupun pemakaian sebagaimana OS yang lain, bagi para penggemar Mac pastilah menginstal OS X pada netbook mereka, meskipun Mac tidak bertanggunjawab apabila software Mac tidak berjalan pada sistem non-Apple, namun memang bisa diinstal di netbook apapun, meski tidak boleh protes ketika Wifi atau ada hardware yang tidak bisa berfungsi dengan baik, dan tidak ada support sama sekali dari Apple. Namun ada jalan keluarnya jika ingin melakukannya yaitu dengan memilih netbook yang kompateibel dengan sistem operasi OS X atau Hackintosh, dapat dipastikan bila memang kompatibel maka pasti netbook dengan OS X pasti akan berjalan dengan baik.
Linux Mint adalah distribusi Linux dengan penekanan dan menonjolkan pada fitur aksesibilitas dan segala kemudahan pada pengguna Linux baru. Sangat ringan, fungsional dan jika memerlukan software tambahan maka anda akan dibawa ke Repository Ubuntu yang penuh dengan kemudahan akses. Sangat netbook oriented, dan tentu saja dukungan komunitas yang tidak terbatas untuk memastikan kompatibilitas dan berbagai standar untuk perangkat keras Netbook.
Crunchbang Linux adalah juga Netbook berbasis linux distribusi Ubuntu secara minimalis dengan tweak yang istimewa untuk kecepatan dan Openbox window manager dan GTK+ applications. Distribusi ini dilaporkan sebagai A Faster Ubuntu, meski tidak harus menggunakan perangkat yang terbaru. Namun seperti biasa untuk membeli perangkat komputer, haruslah juga merencanakan dan cek kompatibilitas hardware dengan sistem operasi yang akan dipakai. Dan semua kelebihan distribusi Linux adalah dukungan komunitas yang antusias dan saling tolong menolong.
OpenSuse, adalah distro Linux yang besar, berbasis KDE 4.3 dan GNOME 2.28 serta dukungan komunitas bersama Novell yang sangat kuat, memberikan pengalaman baru dalam berkomputer dengan kelebihan-kelebihannya yang fantastis. Seperti biasa seluruh OS sekarang sudah bisa diinstalkan melalui USB flash. Sekarang sudah support Live Update dan dalam versi 11.2 mengikut sertakan YaST Web. Serta tidak kata lain selain untuk mencoba juga distro yang satu ini.
Nggak kebayang dari sekian OS yang mantab untuk Netbook, hanya dua yang non Linux, tapi mengapa masih banyak yang belum berani mencoba opensource yang ternyata handal dan user friendly. Meski kadang opensource memang ada keterputusan dalam kesinambungan dan perkembangan serta komunitas yang kadang menjadi fanatik, toh umur perangkat netbook juga tidak selama pemilu berikutnya kadang.
Berbeda dengan Ubuntu yang menggunakan Pidgin sebagai standar aplikasi program untuk instant messaging (IM), openSUSE memilih untuk menggunakan Kopete untuk IM.
Bagi saya yang pengguna Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan sekarang sedang asyik dual booting dengan openSUSE 11.2, penggunaan Kopete di openSUSE tidak semudah Pidgin di Ubuntu. Itu sebabnya muncul keinginan untuk install Pidgin di openSUSE 11.2 yang saya gunakan.
Setelah mencoba ngoprek sana-sini akhirnya ketemu juga jalannya. Goto YaST >> Softwares Repositories, lalu klik Add.
Setelah itu akan muncul jendela, Pilih Specify URL >> Next
Yahoo Messenger (YM) saat ini mungkin adalah instant messaging client paling populer yang banyak digunakan para netter. Apapun Operating System-nya, YM nampaknya tetap menjadi pilihan utama.
Tak terkecuali hal ini juga terlihat di kalangan para pengguna Linux. Dalam bundling paket software yang terdapat pada liveCD Ubuntu, fungsi YM digantikan oleh paket aplikasi Pidgin -Universal Chat Client- yang bertugas sebagai instant messaging client.
Bagi para linuxer, keberadaan Pidgin nampaknya belum mampu menggantikan sepenuhnya fungsi YM. Greg Hosler dari Sourceforge melihat hal tersebut dan kemudian mengembangkan GYach-E Improved yang dibuat khusus untuk bekerja pada Operating System Linux menggantikan Yahoo Messenger.
Untuk bisa menjalankan GYach-E Improved di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, berikut ini adalah langkah-langkah instalasinya.
Go to System >> Administration >> Software Sources >>Third Party Software, klik ” Add” lalu tambahkan repository di bawah ini :
deb http://ppa.launchpad.net/loell/ppa/ubuntu jaunty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/loell/ppa/ubuntu jaunty main
Lalu tambahkan PGP Public Key yang bisa didapatkan disini, kemudian lakukan copas ke text editor melalui Applications >> Accessories >> Text Editor. Lalu Save as “key.htm” ke desktop (sementara) atau ke tempat penyimpanan yang telah anda siapkan.
Kembali ke System >> Administration >> Software Sources >> Authentication, klik “Import Key File”, lalu tambahkan “ key.htm” kemudian klik “Close” dilanjutkan klik “Reload”.
Lanjutkan dengan go to applications >> Terminal.
# sudo apt-get update
# sudo apt-get upgrade
Go to Sytstem >> Administration >> Synaptic Package Manager,ketik gyachi ke dalam search box, beri tanda centang dengan klik kanan Mark for Installation >> Apply (Apply all marked changes) >> Applylalu “Close”.
Setelah selesai lakukan Restart/Reboot komputer, kemudian go toApplications >> Internet >> GYachE Improveduntuk mencobanya.
Several LINUX-lovers are join together. They are Agus, Ananto, Andi, Andy, Ciwir, Dwi, Endar, Iqbal, Luky, Mahendra, Nuruli, Pradna and Sawali; would be please to share their slightly experiences about Free Open Sources Softwares (FOSS) especially LINUX to others. We hope it can be useful for anyone who needs it.