Archive for the ‘Networking’ Category

membuka Plurk Cara gue..!

Tuesday, February 16th, 2010

Kangmas dan mbak tentunya tau kan Plurk…? Sebuah web microblogging yang akhir-akhir ini lebih aku sukai dari pada facebook. Ya jujur saja aku lebih sering main di Plurk dari pada di facebook, walaupun update plurk terlempar juga ke facebook :D. Dan apa bila pengguna facebook sudah banyak aplikasi atau software gratis yang sekali klik langsung ke facebook dan langsung ber facebook ria. Waktu masih di kekang oleh windows saya dulu lebih sering main plurk dengan cara menginstal plurkit. (more…)

iwScanner alternatif tools WIFI Scanner di openSUSE

Monday, August 24th, 2009


Pengguna openSUSE ketika akan mengkonekkan internet di WIFI biasanya langsung memakai KnetworkManager dan langsung terdeteksi list WIFI yang dapat digunakan. (gym)
Ada alternatif lain WIFI Scanner yaitu iwScanner tool ini mirip dengan netstumbler yang jalan di windows. 8-)

Berikut cara instalasi iwScanner di openSUSE : (more…)

Koneksi Internet menggunakan Telkomsel Corporate dengan modem Huawei E160g di openSuse

Saturday, August 22nd, 2009

Kemarin modem Huawei El60 dan kartu Hallo yang telah di apply untuk koneksi Internet dengan paket Telkomsel Corporate telah datang ,pada hari yang sama pula saya coba untuk koneksi di Windows XP lancar-lancar saja,, setelah itu saya mencoba koneksi internet dengan openSuse 11.0 berikut langkah-langkah koneksi yang telah saya lakukan. (more…)

Koneksi Modem CDMA SpeedUp 3G SU-6200U di LinuxMint

Friday, August 21st, 2009

Berbagi pengalaman oleh: AndyMSE

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan hadiah Paket Kartu IndosatM2 Truff dari Mursid, seorang blogger Bengawan. Kartu itu adalah kartu koneksi internet CDMA prabayar. Berhubung Mursid juga mendapatkannya sebagai hadiah, padahal tidak punya perangkat modem CDMA, daripada tidak dimanfaatkan diberikanlah kepada saya. Tentu saja saya senang sekali. Saya membayangkan, bisa melakukan koneksi internet yang cukup lancar melalui hape Nokia 6225 milik Bu Noor dengan menggunakan kabel DKU-5, atau menggunakan Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U yang ada pada saya, bekasan dari Bu Upik yang sekarang tidak digunakan lagi karena patah antenanya.

Masalahnya… Hape Bu Noor tentu saja tidak bisa saya gunakan setiap saat, sedangkan Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U itu tidak ada drivernya karena CD driver bawaannya hilang entah kemana.

Nah, semalam 20/08/2009, saya mencoba menggunakan Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U di Linux Mint untuk melakukan koneksi internet.

Ketika modem dicolok ke USB dan membuka terminal untuk mengetikkan ~$ lsusb ternyata modem terdeteksi sebagai Huawei  Technologies Co., Ltd. E620 USB Modem.. (woot) 

mendeteksi dengan lsusb

Segera saja dilakukan setting WvDial dengan mengetik ~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf dan membuatkan “Dialer” baru –dalam contoh menggunakan nama truff–. Jujur saja, saya tidak tahu semua arti dari kode-kode itu karena hanya niru dari “Dialer” yang sudah ada dan merubah sedikit saja. Yang saya tahu hanya AT+CRM=1 adalah extra setting yang biasa digunakan untuk koneksi modem CDMA, Modem type sudah jelas, Baud untuk memasukkan kecepatan maksimal, Modem menunjukkan letak modem, dan yang paling penting adalah Phone = #777, selanjutnya username dan password.

-*wvdial.conf(-etc)-gedit

Setelah selesai, konfigurasi tersebut disimpan dan ditutup untuk kembali ke terminal. Untuk melakukan konksi internet,  cukup dengan memanggil Dialer dengan mengetikkan ~$ sudo wvdial truff dan setelah menunggu sebentar, tersambunglah ke internet.

sudo wvdial truff

Untuk mengakhiri koneksi, tekan Ctrl+C, untuk menutup terminal tekan Ctrl+D atau Alt+F4

Sebelum berselancar kemana-mana, karena Kartu Truff itu masih baru, harus dilakukan aktivasi dimana khusus untuk aktivasi ini username yang digunakan adalah indosatm2@indosatm2 dengan password prabayar. Setelah aktivasi selesai,  segera disconnect dan reconnect dengan username dan password yang baru didaftarkan. (banana_cool)

Ketika saya akan mengakhiri sesi berinternet-ria, tak sengaja nge-klik ikon network connection di panel… Bhadala… (bigeyes) Ternyata saya telah melakukan langkah sudo-sudoan yang membingungkan padahal sudah disediakan langkah yang lebih mudah.  Ada “Auto Mobile Broadband (CDMA) connection” di situ.

auto-cdma-connection-click-saja

Langsung saja disconnect  untuk benar-benar mengakhiri sesi berinternet-ria untuk mencoba cara koneksi yang berbeda.

Klik kanan ikon network connection di panel > Edit Connections > Mobile Broadband > klik Auto Mobile Broadband (CDMA) connection > klik Edit.

auto-cdma-edit-connection

Di sini hanya perlu memasukkan dialing number yaitu #777, username dan password.

edit-cdma-connection

Tutup dengan cara klik Apply dan selanjutnya klik ikon network connection di panel > klik Auto Mobile Broadband (CDMA) connection dan tunggu beberapa detik saja.

established

Naaaaaaaaaaaa…. sudah konak konek kan??? (banana_rock)

Untuk mengakhiri koneksi, klik ikon network connection di panel > klik disconnect di bawah Auto Mobile Broadband (CDMA) connection.

Oh ya, Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U itu bentuknya seperti ini. Antenanya yang patah telah diganti dengan seutas kawat berisolasi dengan diameter dan panjang tertentu (yang hijau itu lho!).

speedup-su-6200u

Sebagai sebuah teknologi, dibandingkan dengan GSM, ternyata CDMA tidak bisa dipandang sebelah mata.  Kecepatan koneksinya lumayan, dan lebih stabil dibandingkan GSM. Sayangnya, sebagai sebuah modem, Speed@Up 3G SU-6200U itu suka panas bila digunakan terlalu lama… Dulu, pernah beberapa kali  panas dari modem itu merusak RUIM yang digunakan, bahkan sampai melengkung.

kartu-melengkung

Herannya, lebih dari 4 jam saya gunakan untuk berbagai keperluan berinternet yang normal sebagaimana biasa saya lakukan, Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U itu hanya menghangat biasa saja di Linux Mint

(panic) jangan-jangan ada penunggunya… (ninja)

———

Silahkan simak juga:

Ubuntu One, Online free 2GB Storage untuk Ubuntu OS

Thursday, August 20th, 2009

Kabar gembira untuk para pengguna Linux Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope bahwa ada satu lagi produk baru dari Canonical yaitu layanan file sharing Ubuntu One. Ubuntu One membuktikan keseriusan distro Ubuntu dalam mengembangkan era cloud computing, sekaligus mengirit space sehingga ada file-file yang tidak memerlukan Mbah Surip untuk mengendong kemana-mana, enak to, enteng to, sekaligus bisa berkolaborasi dengan teman untuk bisa menggunakan, membaca atau apapun enak banget to, gratis to…, memang ada 2 jenis layanan gratis dan berbayar, untuk layanan gratisnya space ruangan hingga 2 gigabytes, dan untuk yang membayar 10 USD perbulan mendapatkan space ruangan sebesar 10 GB, memang masih jauh dengan layanan si om gugel yang gratisnya saja 6 gigabytes kalo nggak salah, maklum saya bukan intelijen yang handal. (more…)

Setting Smart Haier D1200P pada Ubuntu

Saturday, August 8th, 2009

Tergiur dengan modem murah meriah saya beli modem Smart Haier D1200P untuk senjata bila di perjalanan. Saat di Jakarta saya mencoba tapi belum berhasil karena waktu yang mepet disamping itu kapasitas otak saya juga kecil. Saat itu saya dicritani oleh kang Andy MSE bahwa dia akan beli 3 biji jika mbak yang jualan bisa menjamin modem bisa jalan di Linux.
(more…)

Install Wvdial di Ubuntu 9.04

Sunday, June 14th, 2009

Tulisan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan beberapa sedulur yang bertanya di kolom komentar maupun melalui email. Sungguh saya tidak enak hati, saya nyubi, bukan ahli, tapi tetap saja tidak ada salahnya berbagi, sekecil apapun, sedangkal apapun pengalaman yang sudah dilalui: Here you go!!!…

Berbeda dengan rilis sebelumnya, Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope tidak menyertakan wvdial dalam paket perdananya. Padahal, wvdial adalah program kecil yang powerfull untuk melakukan dial up ke jaringan. Wvdial sendiri banyak disukai oleh pengguna Linux, walaupun ada pilihan yang lebih “grafis” misalnya Gnome PPP dan KPPP.

Sebetulnya caranya mengatasinya gampang saja, cari koneksi internet yang lain, misal di hosepotan atau di jaringan kabel, trus buka terminal dan ketik sudo apt-get install wvdial. Tapi pengalaman bisa saja berbeda-beda, misalnya pengalaman AGUNKK yang bertanya di kolom komentar sepertinya bisa dijadikan contoh kasus yang menarik: Agunkk baru saja menginstall Ubuntu 9.04, berdampingan mesra (dualboot) dengan Windows. Kebetulan, koneksi internet yang digunakan adalah dialup melalui modem blutut. Di Windows sudah bisa jalan dengan lancar. Di Ubuntu masih belum bisa (sekarang sudah bisa, dengan menggunakan kabel USB). Susahkah? Menurut Agunkk saat itu iya, bahkan nyaris putus asa. Dulu saya juga begitu, tapi sekarang tidak sama sekali. (more…)

Koneksi Modem Sony Ericsson K510i di Ubuntu Jaunty Jackalope

Sunday, May 31st, 2009

Ssssttt… Ini cerita yang panjang sekali…

Kali ini saya tidak lagi main tembak-tembakan Free Download MP3 atau Download MP3 Gratis, juga tidak nembak kiwed porno macem susu gede sebelah, orgasm, blowjob, kamasutra santri, atau hardcore, apalagi ikut-ikutan Begawan Marsudiyanto yang ada maunya nembak-nembak Tukang Nggame.

Saya serius… Ngaku sajalah, saya ini memang ketinggalan sepur.

Bayangkan!…

Saya mulai mengenal Ubuntu sejak 6.06-LTS Drapper Drake, 6.10 Edgy Eft, mulai menggunakan (dualboot) sejak 7.04 Feisty Fawn dan 7.10 Gutsy Gibbon, namun baru benar-benar menggunakan untuk bekerja sejak 8.04-LTS Hardy Heron, 8.10 Intrepid Ibex, dan 9.04 Jaunty Jackalope (walaupun saya masih tetap suka Mandriva). Hanya di rilis-rilis akhir saja saya tidak ketinggalan upgrade (ini berkat motivasi tak sengaja dan bantuan nyata mas Riyogarta). Begitupun, banyak sekali yang saya sama sekali belum tahu. Bukan karena apa-apa, mungkin saja karena otak saya yang terlalu lamban untuk berfikir mengikuti kemajuan yang terlalu cepat. Ditambah lagi, sudah terlalu lama keracunan Jendela. (more…)

Koneksi internet di Ubuntu via bluetooth handphone

Sunday, March 8th, 2009

Bagi saya kebutuhan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan lagi, repot juga kalo harus cari-cari hotspot yang gratisan buat sekedar melampiaskan hasrat buat ngenet. Pada saat ini internet menggunakan provider cellular adalah solusi alternatif dan tercepat dalam mengakses internet, kita tidak perlu harus menyediakan modem dan line telepon atau bahkan mengurus registrasi berlangganan pada ISP tertentu.

Pengalaman mengkoneksikan internet di Ubuntu via bluetooth handphone kali ini lumayan memakan waktu yang lama, hampir 1 minggu saya utak-atik dan browsing di internet dan tanya-tanya ke teman, alhamdulillah genap seminggu akhirnya berhasil juga… yuk lanjut…

(more…)

Install Billing CCL di Ubuntu

Thursday, July 24th, 2008

Sebetulnya tulisan ini sudah banyak yang mbahas. Tapi karena akhir-akhir ini lagi banyak kebutuhan install CCL, aku tuliskan di blog ku ini, biar praktis. Untuk referensi aku pake blognya Om Iman Hermawan, yang merombak CCL ke bahasa Indonesia. Untuk CCL-nya dapat dari sini

Langsung hajar aja.

Pada Client & Server jalankan perintah berikut:

$ sudo apt-get install sqlite3 libsqlite3-dev

$ sudo apt-get install libfox-1.6-0

$ sudo apt-get install libglib2.0-dev

$ sudo apt-get install libssl-dev

Billing Server

Letakkan file di folder home:

libccls_0.7.1-2_i386.deb
cclfox_0.7.1-2_i386.deb
(more…)