Author Archive

How To Fix GRUB Bootloader Using Super GRUB Disk

Wednesday, December 2nd, 2009

Ketika awal-awal mencoba Ubuntu (Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope) saya mengalami problem dengan GRUB Bootloader. Apalagi waktu itu saya masih mencoba dual booting dengan Windows XP. Akhirnya diputuskan untuk memerdekakan diri dari Windows XP dan hanya menggunakan Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope.

Problem GRUB juga sempat muncul ketika saya mencoba bereksperimen dengan melakukan dual booting Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope dengan Puppy Linux. Untungnya setelah oprek sana-sini, problem bisa teratasi.

grub-ubuntu-9.10Setelah sukses melakukan upgrade ke Ubuntu 9.10 Karmic Koala, saya mencoba kembali bereksperimen dengan melakukan dual booting Ubuntu 9.10 Karmic Koala dengan openSUSE 11.2 yang juga baru saja direlease tak lama setelah Ubuntu 9.10 Karmic Koala.

Masalah GRUB ternya ta muncul kembali ketika proses install openSUSE 11.2 selesai dilakukan. Proses booting openSUSE 11.2 melalui Ubuntu 9.10 Karmic Koala ternyata gagal. Setelah oprek sana-sini akhirnya booting berhasil juga dilakukan namun muncul masalah baru, Firefox tidak bisa dijalankan walaupun di Network Manager koneksi internet terlihat telah terkoneksi melalui Wifi router.

Tidak puas dan penasaran dengan kondisi yang ada, sambil terus putar otak tiba-tiba teringat oleh saya diskusi kecil yang terjadi dengan Bonny Kurniawan seorang penggiat Linux kota hujan Bogor. Dalam diskusi yang terjadi saat berlangsungnya Release Party openSUSE 11.2, saya menanyakan kepada Kang Bonny bagaimana cara mudah untuk melakukan dual booting. Singkat saja jawaban beliau, “pakai Super GRUB Disk, bukan cuma dual booting, triple booting bahkan lebih juga bisa…”.

Teringat kata kunci tersebut, langsung saja proses penyelidikan dan penyidikan (halaaahhh… kayak Kabagreskrim aja… :D ) akhirnya dikembangkan lebih meluas melalui google dengan target operasi adalah Super GRUB Disk. Proses ini membawa pada sebuah temuan tool yang direkomendasikan mampu menyelesaikan masalah GRUB.

Super GRUB Disk 0.9799 adalah sebuah tool yang digunakan untuk booting baik melalui CD/DVD ataupun USB. Ada beberapa pilihan perintah yang bisa digunakan untuk memperbaiki masalah GRUB sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkannya bisa dilakukan pengunduhan disini. File yang diunduh berupa file iso yang kemudian dibakar kedalam keping CD/DVD.

Setelah proses pengunduhan dan pembakaran selesai, langsung coba untuk digunakan dan ternyata Super GRUB Disk adalah sebuah tool yang sangat user friendly untuk digunakan. Untuk melihat tampilan antar mukanya, anda bisa melihat skrinsot-nya disini. Cara menggunakannya ikuti saja petunjuk yang ada sesuai dengan kebutuhan anda. Setelah proses perbaikan GRUB selesai dilakukan, lakukan reboot tapi jangan lupa untuk mengeluarkan CD Super GRUB Disk agar langsung booting dari distro pilihan anda. Tidak hanya dual booting sesama distro linux, tersedia pula pilihan dual booting dengan Windows XP bagi mereka yang masih belum bisa memerdekakan diri dari penjajahan Microsoft Windows.

Yang jelas berkat Super GRUB Disk, proses dual booting Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan openSUSE 11.2 akhirnya bisa terkolaborasi dengan baik.

Selamat mencoba….

Mengembalikan Sound Yang Hilang Setelah Upgrade Dari Ubuntu 9.4 ke Ubuntu 9.10

Saturday, November 28th, 2009

Kehadiran Ubuntu 9.10 memang ditunggu-tunggu oleh para Ubuntuers. Maka tatkala Ubuntu 9.10 resmi di-release, kontan semua server penyedia diserbu para Ubuntuers yang tak sabar menunggu kiriman shipit Ubuntu.

Sayangnya justru muncul masalah ketika dilakukan upgrade ke Ubuntu 9.10. Banyak keluhan yang muncul disebabkan oleh hilangnya suara (sound) akibat upgrade. Anehnya masalah ini tidak muncul di versi 9.10 Beta.

Akibatnya, Ubuntuforums diserbu para Ubuntuers yang mengadukan masalah hilangnya sound setelah upgrade ke Ubuntu 9.10 termasuk saya salah satunya yang mengalami masalah tersebut.

Seperti biasa, berangkat dengan semangat kenekatan, kepenasaranan (halaaaahhh…) dan kegeraman dilakukanlah oprek-oprek dengan jurus-jurus dewa mabuk yang ngawur dan melawan akal sehat (emang gak pernah sehat.. (lmao) ).

Rupanya keberuntungan berpihak pada saya (sama sekali bukan karena pinter.. (doh) ). Satu jurus ngawur yang cenderung frustasi dikeluarkan dengan melakukan lewat terminal :

sudo apt-get remove pulseaudio

Setting suara cukup hanya dengan menggunakan Gnome Alsa Mixer. Klik unmute “Surround”, dan set ke maximal lalu exit. (banana_rock)

Yaaa…, memang konyol.., dengan menghilangkan pulseaudio. Tapi ternyata jurus tersebut berhasil dan akhirnya suara (sound) muncul kembali dengan sehat wal’afiat. (goodluck)

How To Restore Notification Area Applet on Ubuntu

Wednesday, November 25th, 2009

Beberapa hari yang lalu saya sempat agak panik karena tanpa sengaja menghilangkan sejumlah icon yang terdiri dari bluetooth, pulse audio, volume control dan wifi (applet) yang kesemuanya terletak di panel bar. (more…)

Laporan Pandangan Mata Dari Acara OpenSUSE 11.2 Release-Party di Bandung, Indonesia

Thursday, November 19th, 2009

opensuse11.2OpenSUSE 11,2 telah dirilis pada Kamis, November 12, 2009. Seiring dengan itu berbagai kegiatan untuk mempublikasikan kehadiran versi teranyar salah satu distro linux tersebut bergulir seperti guliran bola salju.

Di Indonesia sendiri, kehadiran openSUSE 11.2 disambut dengan sebuah kegiatan pesta peluncuran atau istilah kerennya release-party yang diselenggarakan pada hari minggu, 15 Nopember 2009. Acara yang diselenggarakan di kota Bandung tersebut bertempat di salah satu ruang yang merupakan bagian dari bangunan gedung Konperensi Asia-Afrika di jl. Asia-Afrika, Bandung. Mengingat acara ini diselenggarakan di Bandung, saya menyempatkan untuk ikut hadir dalam acara release-party tersebut walaupun sebenarnya saya sendiri adalah seorang Ubuntuers. (more…)

Cara Mudah Update Firefox Dengan Ubuntuzilla di Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Sunday, November 8th, 2009

Jika anda pengguna Ubuntu 9.10 Karmic Koala dengan browser Firefox, coba anda buka Firefox lalu klik Help maka dalam dialog box yang muncul anda akan mendapatkan Check for Updates dalam keadaan tidak bisa diklik. Ini berarti proses updates Firefox tidak bisa dilakukan secara otomatis. Sementara keinginan untuk mendapatkan update guna meningkatkan kinerja browser menjadi kebutuhan yang tak dapat ditunda.

Untuk mensiasatinya, gunakan jurus ubuntuzilla untuk mendapatkan informasi update terbaru Firefox. Caranya : (more…)

Cara Lain Menambah Font di GIMP Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Thursday, September 17th, 2009

Setelah mencoba menambah font di GIMP dengan cara ‘borongan’ melalui Terminal seperti yang telah diulas pada postingan terdahulu, masih ada cara lain lagi untuk menambah font di GIMP.

Berbeda dengan cara sebelumnya, penambahan font kali ini tidak dilakukan dengan cara borongan tapi dengan menambahkan font satu persatu. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Cari sumber font yang akan diinstall, salah satunya bisa anda dapatkan disini. Lalu pilih jenis font yang akan diinstall. Klik download file berupa file zip dan save di GIMP >> fonts.

font-9

Untuk melakukan penyimpanan file, arahkan penyimpanan ke Home Folder >> Directory anda (nama anda/laptop anda).

font-1

Lalu tekan Control+H untuk menampilkan hidden file.

font-2

Setelah hidden file muncul, go to .gimp-2.6 >> fonts untuk menyimpan file yang diunduh.

font-3

Selesai proses pengunduhan, go to Places >> Home Folder >> Directory anda (nama anda/komputer anda),

font-5

tekan Control+H untuk menampilkan hidden file.

font-6

Lalu go to .GIMP-2.6 >> fonts, klik kanan pada file zip yang sudah terinstall lalu klik extract here.

font-7

Proses install font selesai.

Ulangi cara ini jika anda ingin menginstall karakter font yang lain.

Anda bisa melihat font yang sudah terinstall dengan go to Applications >> Graphics >> GIMP Image Editor >> Windows >> Dockable Dialogs >> Fonts, lalu klik dan akan muncul dialog box yang berisi daftar font.

font-8

Selamat ber-GIMP… (goodluck)

Menambah Font di GIMP Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Wednesday, September 16th, 2009

Banyaknya variasi karakter font tentunya bisa lebih mendukung munculnya kreatifitas dalam melakukan eksplorasi gagasan atas penciptaan sebuah desain gambar.

Entah apa penyebabnya paket software GIMP versi Ubuntu memiliki jumlah karakter font yang lebih sedikit ketimbang GIMP versi Windows. Namun hal itu tentu tak mengurangi keampuhan GIMP.

Untuk menyiasatinya kita bisa menambahkan variasi karakter font dengan mantera berikut ini melalui Applications >> Accessories >> Terminal.

$ sudo apt-get install ttf-gentium ttf-dustin ttf-georgewilliams ttf-sjfonts
sun-java6-fonts ttf-larabie-deco ttf-larabie-straight ttf-larabie-uncommon
ttf-droid

Lanjutkan dengan

$ sudo fc-cache -f -v -r

Seperti biasa, lakukan restart/reboot kemudian go to GIMP >> Windows >> Dockable Dialogs >> Fonts. Lalu muncul dialog box dimana anda akan melihat daftar font baru yang telah terinstall.

Selamat ber-GIMP… (goodluck)

Install GYach-E (Enhanced) Improved on Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope – Yahoo Messenger on Ubuntu

Tuesday, September 15th, 2009

Yahoo Messenger (YM) saat ini mungkin adalah instant messaging client paling populer yang banyak digunakan para netter. Apapun Operating System-nya, YM nampaknya tetap menjadi pilihan utama.

Tak terkecuali hal ini juga terlihat di kalangan para pengguna Linux. Dalam bundling paket software yang terdapat pada liveCD Ubuntu, fungsi YM digantikan oleh paket aplikasi Pidgin -Universal Chat Client- yang bertugas sebagai instant messaging client.

Bagi para linuxer, keberadaan Pidgin nampaknya belum mampu menggantikan sepenuhnya fungsi YM. Greg Hosler dari Sourceforge melihat hal tersebut dan kemudian mengembangkan GYach-E Improved yang dibuat khusus untuk bekerja pada Operating System Linux menggantikan Yahoo Messenger.

Untuk bisa menjalankan GYach-E Improved di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, berikut ini adalah langkah-langkah instalasinya.

Go to System >> Administration >> Software Sources >> Third Party Software, klik ” Add” lalu tambahkan repository di bawah ini :

deb http://ppa.launchpad.net/loell/ppa/ubuntu jaunty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/loell/ppa/ubuntu jaunty main

Lalu tambahkan PGP Public Key yang bisa didapatkan disini, kemudian lakukan copas ke text editor melalui Applications >> Accessories >> Text Editor. Lalu Save as “key.htm” ke desktop (sementara) atau ke tempat penyimpanan yang telah anda siapkan.

Kembali ke System >> Administration >> Software Sources >> Authentication, klik “Import Key File”, lalu tambahkan “ key.htm” kemudian klik “Close” dilanjutkan klik “Reload”.

Lanjutkan dengan go to applications >> Terminal.

# sudo apt-get update
# sudo apt-get upgrade

Go to Sytstem >> Administration >> Synaptic Package Manager, ketik gyachi ke dalam search box, beri tanda centang dengan klik kanan Mark for Installation >> Apply (Apply all marked changes) >> Apply lalu “Close”.

Setelah selesai lakukan Restart/Reboot komputer, kemudian go to Applications >> Internet >> GYachE Improved untuk mencobanya.

Selamat ber-YM… (goodluck)

Install Linux Kernel 2.6.31 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Monday, September 14th, 2009

Pengembangan terhadap Linux Kernel nampaknya terus dilakukan oleh para pengembang kernel Linux. Salah satu keunggulan Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah penyempurnaan yang dilakukan terhadap Linux Kernel yang diproyeksikan akan menggunakan standar Linux Kernel 2.6.31.

Dalam tahap pengembangan yang saat ini telah memasuki Alpha 5 per tanggal 3 September 2009, Ubuntu 9.10 Karmic Koala telah dipersenjatai dengan Linux Kernel 2.6.31.5. (more…)

Install OpenOffice.org 3.1.1 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Thursday, September 10th, 2009

Seperti telah diulas pada artikel sebelumnya, salah satu penyempurnaan pada Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah dengan meng-upgrade OpenOffice.org versi 3.0 yang terdapat di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope menjadi OpenOffice.org versi 3.1.

Walaupun demikian, proses upgrade OpenOffice.org versi 3.0 ke OpenOffice.org versi 3.1 ternyata juga sudah bisa dinikmati di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope tanpa harus menunggu final release Ubuntu 9.10 Karmic Koala. (more…)