Archive for December, 2009

Belajar Linux; Install Wifi Broadcom di Linux Mint 8

Monday, December 7th, 2009

Proses belajar Linux kali ini, saya belajar untuk menginstal wifi broadcom yang ada pada notebook saya. Saya akan menjelaskan apa yang telah saya lakukan untuk bisa mengistal wifi broadcom tersebut.
1. Instal Ndiswrapper melalui perintah sudo apt-get install build-essential pada terminal. Usahakan laptop atau notebook anda terhubung ke internet. Karena, proses instalasi membutuhkan koneksi internet.
2. Copy file bcmwl5.inf dari driver bawaan ke folder home.
3. Buka Ndiswrapper atau Windows Wireless Driver melalui Menu – Administration – Windows Wireless Driver.
4. Instal file bcmwl5.inf melalui Windows Wireless Driver. Pada saat pertama kali mengistal, akan ada konfirmasi kalau Hardware yang ada belum terinstal. Kalau tidak ada konfirmasi, berarti file bcmwl5.inf akan disilang.
5. Buka Hardware Drivers melalui Menu – Administration – Hardware Drivers. Maka proses pencarian Hardware akan berjalan otomatis. Setelah itu, anda pilih Driver Broadcom STA Wirelles Driver, lalu klik aktifkan. Maka proses download dan intal akan berjalan asalkan anda masih terkoneksi dengan internet. Setelah itu, restart Laptop atau notebook anda.
Anda bisa cek di iwconfig. Maka akan muncul tulisan seperti ini
eth3 IEEE 802.11 Nickname:”"
Access Point: Not-Associated

Semoga tips ini bermanfaat bagi anda. Sayangnya saat melakukan insatalasi wifi broadcom di notebook saya, saya lupa untuk membuat screenshotnya. Jadi, mohon maaf jika kurang lengkap. Selain itu, jika file bcmwl5.inf masih disilang, anda bisa mengulanginya lagi dengan cara remove driver Broadcom STA Wirelles Driver, dan mengulangi cara di atas tanpa instal build essential.
Tulisan ini pernah saya tulis di sini

Gnome-shell on Karmic

Thursday, December 3rd, 2009

Sudah lama saya membaca baca feature baru dari Gnome 2.28 ini tapi baru sekarang saya mencobanya, feature baru tersebut bernama Gnome-shell untuk keterangan lebih detailnya bisa menuju ke sini.

Saya mencobanya di distro Ubuntu 9.10 a.k.a Karmic Koala, installnya pun sangat mudah

andi@andi-laptop:~$ sudo apt-get install gnome-shell
[sudo] password for andi:
Reading package lists… Done
(more…)

How To Fix GRUB Bootloader Using Super GRUB Disk

Wednesday, December 2nd, 2009

Ketika awal-awal mencoba Ubuntu (Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope) saya mengalami problem dengan GRUB Bootloader. Apalagi waktu itu saya masih mencoba dual booting dengan Windows XP. Akhirnya diputuskan untuk memerdekakan diri dari Windows XP dan hanya menggunakan Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope.

Problem GRUB juga sempat muncul ketika saya mencoba bereksperimen dengan melakukan dual booting Ubuntu 9.4 Jaunty Jackalope dengan Puppy Linux. Untungnya setelah oprek sana-sini, problem bisa teratasi.

grub-ubuntu-9.10Setelah sukses melakukan upgrade ke Ubuntu 9.10 Karmic Koala, saya mencoba kembali bereksperimen dengan melakukan dual booting Ubuntu 9.10 Karmic Koala dengan openSUSE 11.2 yang juga baru saja direlease tak lama setelah Ubuntu 9.10 Karmic Koala.

Masalah GRUB ternya ta muncul kembali ketika proses install openSUSE 11.2 selesai dilakukan. Proses booting openSUSE 11.2 melalui Ubuntu 9.10 Karmic Koala ternyata gagal. Setelah oprek sana-sini akhirnya booting berhasil juga dilakukan namun muncul masalah baru, Firefox tidak bisa dijalankan walaupun di Network Manager koneksi internet terlihat telah terkoneksi melalui Wifi router.

Tidak puas dan penasaran dengan kondisi yang ada, sambil terus putar otak tiba-tiba teringat oleh saya diskusi kecil yang terjadi dengan Bonny Kurniawan seorang penggiat Linux kota hujan Bogor. Dalam diskusi yang terjadi saat berlangsungnya Release Party openSUSE 11.2, saya menanyakan kepada Kang Bonny bagaimana cara mudah untuk melakukan dual booting. Singkat saja jawaban beliau, “pakai Super GRUB Disk, bukan cuma dual booting, triple booting bahkan lebih juga bisa…”.

Teringat kata kunci tersebut, langsung saja proses penyelidikan dan penyidikan (halaaahhh… kayak Kabagreskrim aja… :D ) akhirnya dikembangkan lebih meluas melalui google dengan target operasi adalah Super GRUB Disk. Proses ini membawa pada sebuah temuan tool yang direkomendasikan mampu menyelesaikan masalah GRUB.

Super GRUB Disk 0.9799 adalah sebuah tool yang digunakan untuk booting baik melalui CD/DVD ataupun USB. Ada beberapa pilihan perintah yang bisa digunakan untuk memperbaiki masalah GRUB sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkannya bisa dilakukan pengunduhan disini. File yang diunduh berupa file iso yang kemudian dibakar kedalam keping CD/DVD.

Setelah proses pengunduhan dan pembakaran selesai, langsung coba untuk digunakan dan ternyata Super GRUB Disk adalah sebuah tool yang sangat user friendly untuk digunakan. Untuk melihat tampilan antar mukanya, anda bisa melihat skrinsot-nya disini. Cara menggunakannya ikuti saja petunjuk yang ada sesuai dengan kebutuhan anda. Setelah proses perbaikan GRUB selesai dilakukan, lakukan reboot tapi jangan lupa untuk mengeluarkan CD Super GRUB Disk agar langsung booting dari distro pilihan anda. Tidak hanya dual booting sesama distro linux, tersedia pula pilihan dual booting dengan Windows XP bagi mereka yang masih belum bisa memerdekakan diri dari penjajahan Microsoft Windows.

Yang jelas berkat Super GRUB Disk, proses dual booting Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan openSUSE 11.2 akhirnya bisa terkolaborasi dengan baik.

Selamat mencoba….

Gunakan repository Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope di Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Tuesday, December 1st, 2009

“Bisa nggak ya repository ubuntu yang kita punya saat ini digunakan ke ubuntu versi lain?” Inilah sebuah pertanyaan yang mengganjal di kepalaku, yup semenjak kemaren saya upgrade ke ubuntu karmic

(more…)