Archive for September, 2009

Menambah Grub splashimages

Monday, September 21st, 2009

Ketika saya melihat tampilannya leonidas di laptop teman,  saya kepincut juga dengan grub splash imagenya yang biru menyejukan mata :-)) sampai rumah akhirnya saya coba install di mesin jaunty saya.

andi@clansoenda:~$ sudo apt-get install grub-splashimages
[sudo] password for andi:
Reading package lists… Done
Building dependency tree
Reading state information… Done

Kemudian masuk ke direktory /boot/grub disana sudah terinstall splashimages

andi@clansoenda:/boot/grub$ ls -l
total 224
-rw-r–r– 1 root root    197 2009-07-26 12:02 default
-rw-r–r– 1 root root     15 2009-07-26 12:02 device.map
-rw-r–r– 1 root root   8288 2009-07-26 12:02 e2fs_stage1_5
-rw-r–r– 1 root root   7856 2009-07-26 12:02 fat_stage1_5
-rw-r–r– 1 root root     16 2009-07-26 12:02 installed-version
-rw-r–r– 1 root root   8712 2009-07-26 12:02 jfs_stage1_5
-rw-r–r– 1 root root   4942 2009-09-20 01:02 menu.lst
-rw-r–r– 1 root root   4861 2009-09-20 01:02 menu.lst~
-rw-r–r– 1 root root   7352 2009-07-26 12:02 minix_stage1_5
-rw-r–r– 1 root root   9756 2009-07-26 12:02 reiserfs_stage1_5
drwxr-xr-x 2 root root   4096 2009-09-20 01:00 splashimages
lrwxrwxrwx 1 root root     31 2009-09-20 01:01 splash.xpm.gz -> splashimages/CRW_7206_14.xpm.gz
-rw-r–r– 1 root root    512 2009-07-26 12:02 stage1
-rw-r–r– 1 root root 121740 2009-07-26 12:02 stage2
-rw-r–r– 1 root root   9556 2009-07-26 12:02 xfs_stage1_5

Setelah masuk ke direktory /boot/grub kemudian buat symboliknya (untuk gambarnya bisa dipilih sesuai selera dan untuk contoh ini ada di direktory /boot/grub/splashimages)

andi@clansoenda:/boot/grub$ sudo ln -s splashimages/CRW_7206_14.xpm.gz splash.xpm.gz

Kemudian update grubnya

andi@clansoenda:/boot/grub$ sudo update-grub

Coba reboot maka tampilan splash grub sudah berbeda, tidak gelap lagi  (drinking)

Berikut saya attach kan untuk screenshotnya (bigeyes)

Image0011

*Untuk splash imagesnya bisa di download di Gnome-look.

Cara Lain Menambah Font di GIMP Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Thursday, September 17th, 2009

Setelah mencoba menambah font di GIMP dengan cara ‘borongan’ melalui Terminal seperti yang telah diulas pada postingan terdahulu, masih ada cara lain lagi untuk menambah font di GIMP.

Berbeda dengan cara sebelumnya, penambahan font kali ini tidak dilakukan dengan cara borongan tapi dengan menambahkan font satu persatu. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Cari sumber font yang akan diinstall, salah satunya bisa anda dapatkan disini. Lalu pilih jenis font yang akan diinstall. Klik download file berupa file zip dan save di GIMP >> fonts.

font-9

Untuk melakukan penyimpanan file, arahkan penyimpanan ke Home Folder >> Directory anda (nama anda/laptop anda).

font-1

Lalu tekan Control+H untuk menampilkan hidden file.

font-2

Setelah hidden file muncul, go to .gimp-2.6 >> fonts untuk menyimpan file yang diunduh.

font-3

Selesai proses pengunduhan, go to Places >> Home Folder >> Directory anda (nama anda/komputer anda),

font-5

tekan Control+H untuk menampilkan hidden file.

font-6

Lalu go to .GIMP-2.6 >> fonts, klik kanan pada file zip yang sudah terinstall lalu klik extract here.

font-7

Proses install font selesai.

Ulangi cara ini jika anda ingin menginstall karakter font yang lain.

Anda bisa melihat font yang sudah terinstall dengan go to Applications >> Graphics >> GIMP Image Editor >> Windows >> Dockable Dialogs >> Fonts, lalu klik dan akan muncul dialog box yang berisi daftar font.

font-8

Selamat ber-GIMP… (goodluck)

Menambah Font di GIMP Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Wednesday, September 16th, 2009

Banyaknya variasi karakter font tentunya bisa lebih mendukung munculnya kreatifitas dalam melakukan eksplorasi gagasan atas penciptaan sebuah desain gambar.

Entah apa penyebabnya paket software GIMP versi Ubuntu memiliki jumlah karakter font yang lebih sedikit ketimbang GIMP versi Windows. Namun hal itu tentu tak mengurangi keampuhan GIMP.

Untuk menyiasatinya kita bisa menambahkan variasi karakter font dengan mantera berikut ini melalui Applications >> Accessories >> Terminal.

$ sudo apt-get install ttf-gentium ttf-dustin ttf-georgewilliams ttf-sjfonts
sun-java6-fonts ttf-larabie-deco ttf-larabie-straight ttf-larabie-uncommon
ttf-droid

Lanjutkan dengan

$ sudo fc-cache -f -v -r

Seperti biasa, lakukan restart/reboot kemudian go to GIMP >> Windows >> Dockable Dialogs >> Fonts. Lalu muncul dialog box dimana anda akan melihat daftar font baru yang telah terinstall.

Selamat ber-GIMP… (goodluck)

Ubuntu Tweak pada Jaunty 9.04

Tuesday, September 15th, 2009

Ubuntu Tweak merupakan sebuah aplikasi konfigurasi yang dirancang guna memudahkan para pengguna anyaran alias pemula Ubuntu seperti saya ini. Sebab, dengan keberadaan Ubuntu Tweak ini kita dapat melakukan install dan uninstall aplikasi selain daripada biasanya yang kita lakukan melalui Synaptic Package Manager. Hanya tinggal klik saja pada Tab-tab aplikasi yang ada disini maka akan secara otomatis men-download. Dengan Ubuntu Tweak kita juga dapat memodifikasi desktop meski tak sekomplit jika menggunakan CompizConfig Setting Manager. Ibaratnya kalau kita pake Windows adalah Control Panel dah.

Untuk melakukan instalasi Ubuntu Tweak pada Jaunty 9.04 dapat dilakukan sebagai berikut :Pertama, silakan buka Terminal (klik Applications – Accessories – Terminal) kemudian ketik

sudo apt-key adv –recv-keys –keyserver keyserver.ubuntu.com FE85409EEAB40ECCB65740816AF0E1940624A220

Selanjutnya, ketik sudo gedit /etc/apt/sources.list untuk membuka file, lalu pada file gedit yang terbuka tersebut silahkan ditambahkan dengan tulisan ini :

deb http://ppa.launchpad.net/tualatrix/ppa/ubuntu jaunty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/tualatrix/ppa/ubuntu jaunty main

Kemudian silahkan update file tersebut dengan ketik pada Terminal :

sudo apt-get update

Setelah selesai update lalu ketik

sudo apt-get install ubuntu-tweak .

Dan begitu selesai instalasinya maka kita dapat menjalankan Ubuntu Tweak dengan klik pada Applications – System Tools – Ubuntu Tweak .

Install GYach-E (Enhanced) Improved on Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope – Yahoo Messenger on Ubuntu

Tuesday, September 15th, 2009

Yahoo Messenger (YM) saat ini mungkin adalah instant messaging client paling populer yang banyak digunakan para netter. Apapun Operating System-nya, YM nampaknya tetap menjadi pilihan utama.

Tak terkecuali hal ini juga terlihat di kalangan para pengguna Linux. Dalam bundling paket software yang terdapat pada liveCD Ubuntu, fungsi YM digantikan oleh paket aplikasi Pidgin -Universal Chat Client- yang bertugas sebagai instant messaging client.

Bagi para linuxer, keberadaan Pidgin nampaknya belum mampu menggantikan sepenuhnya fungsi YM. Greg Hosler dari Sourceforge melihat hal tersebut dan kemudian mengembangkan GYach-E Improved yang dibuat khusus untuk bekerja pada Operating System Linux menggantikan Yahoo Messenger.

Untuk bisa menjalankan GYach-E Improved di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, berikut ini adalah langkah-langkah instalasinya.

Go to System >> Administration >> Software Sources >> Third Party Software, klik ” Add” lalu tambahkan repository di bawah ini :

deb http://ppa.launchpad.net/loell/ppa/ubuntu jaunty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/loell/ppa/ubuntu jaunty main

Lalu tambahkan PGP Public Key yang bisa didapatkan disini, kemudian lakukan copas ke text editor melalui Applications >> Accessories >> Text Editor. Lalu Save as “key.htm” ke desktop (sementara) atau ke tempat penyimpanan yang telah anda siapkan.

Kembali ke System >> Administration >> Software Sources >> Authentication, klik “Import Key File”, lalu tambahkan “ key.htm” kemudian klik “Close” dilanjutkan klik “Reload”.

Lanjutkan dengan go to applications >> Terminal.

# sudo apt-get update
# sudo apt-get upgrade

Go to Sytstem >> Administration >> Synaptic Package Manager, ketik gyachi ke dalam search box, beri tanda centang dengan klik kanan Mark for Installation >> Apply (Apply all marked changes) >> Apply lalu “Close”.

Setelah selesai lakukan Restart/Reboot komputer, kemudian go to Applications >> Internet >> GYachE Improved untuk mencobanya.

Selamat ber-YM… (goodluck)

Google Earth di Ubuntu

Tuesday, September 15th, 2009

Siapa yang tak kenal dengan Google Earth, sebuah peta digital yang digemari para pengguna internet. Saya sih udah memakainya sejak 3 tahun lalu saat masih menggunakan mesin Windows XP. Sewaktu melakukan urbanisasi ke Ubuntu, saya sempat mbingungi dimana ini Google Earth-nya, maklum pengguna anyaran. Setelah mencoba menyelami Ubuntu maka akhirnya ketemu juga.

Ternyata, untuk install Google Earth di Ubuntu nggak usah bingung dan repot sebab dalam repository sudah ada, jadi tinggal masuk saja ke Synaptip Package Manager trus klik pada data dan binary file-nya untuk mark keduanya. Setelah ter-mark keduanya maka klik apply maka akan otomotis melakukan install. Ternyata gampang poll, nggak harus download baru di-install seperti sewaktu masih pake Windows dulu.

GConf Editor, Regeditnya Linux

Monday, September 14th, 2009

Kemarin, pada waktu mengikuti Buka puasa Bareng Bengawan, saya mendapatkan pertanyaan dari sesama pengguna Linux (kebetulan Ubuntu dan anak turunnya).

“Mas, mas! Gimana sih caranya ngecilin ikon di desktop?”

Nich jawabnya:

Pakai aja gconf-editor, ini semacam registry editor di Windows, tapi lebih canggih dan gampang dipahami. Manggilnya lewat Alt+F2 alias run-application dan mengetikkan gconf-editor untuk menuju ke Configuration Editor.

gconf-editor

Berbagai pengaturan bisa dilakukan lewat menu utamanya:  apps, desktop, schemas, dan system. Kalau bingung, bisa juga dilakukan pencarian melalui edit > find. Kalau masih bingung juga ya klik aja help. Beres dech!

Untuk mengecilkan ikon di desktop (juga di file browser/nautilus) klik apps > nautilus > icon_view > silahkan lihat di kotak kanan, default_zoom_level diganti dari standard menjadi small.

configuration editor

Barangkali ada yang terganggu bilamana melakukan mounting drive tiba-tiba muncul ikon baru di desktop (walaupun hanya sementara dan hilang lagi ketika dilakukan unmount). silakan klik apps > nautilus > desktop > silahkan lihat di kotak kanan, hilangkan tanda centang pada volume_visibles.

Silahkan melakukan eksplorasi untuk mengetahui pengaturan-pengaturan lain yang ada dalam gconf-editor.

Bagaimana kalau salah??? Jangan khawatir! Klik saja Edit > List Recent Keys. Balikin ke aturan semula apa-apa yang diperkirakan keliru… Gampang kan? Ini jauh lebih mudah dibanding melakukan pengaturan  registry di Windows.

(banana_cool)

Catatan: pengaturan dalam contoh di atas saya lakukan di Linux Mint (Gnome) keturunan Ubuntu.

VirtualBox di Ubuntu

Monday, September 14th, 2009

Malam ini saya mencoba install VirtualBox di laptop saya, masalahnya karena saya suka ngoprek mencoba distro baru jadinya daripada harddisk yang sering terformat lebih baik menggunakan Virtual. nah kali ini saya mencoba berbagi cara installnya dengan Anda kebetulan saya menggunakan Ubuntu sebagai OS nya.

Pertama install VirtualBoxnya

andi@clansoenda:~$ sudo apt-get install virtualbox-ose virtualbox-ose-source
[sudo] password for andi:
Reading package lists… Done

(more…)

Jaunty Jackalope dan Upaya Pembebasan Mitos Pembajakan

Monday, September 14th, 2009

Ternyata ada untungnya juga jadi orang nekad. Nekad untuk bisa secepatnya terlepas dari cengkeraman perangkat lunak berharga setinggi langit dari sang jendela yang bertahun-tahun lamanya telah melahirkan jamaah pembajak. Ya, ya, ya, harga produk-produk microsoft yang terbilang mahal, disadari atau tidak, justru telah membuka peluang pembajakan perangkat lunak sebagai sebuah budaya. Orang merasa tidak risih ketika perangkat lunak yang digunakan sejatinya merupakan produk tak halal dan nyata-nyata telah melanggar hak cipta.
Dalam kondisi demikian, sungguh sebuah terobosan yang menarik apabila penggunaan software open source terus digalakkan, utamanya kalangan kelas menengah ke bawah yang selama ini telah ikut terperangkap dalam sebuah imperium penjajahan yang “dengan sengaja” dilakukan oleh kaum pemilik modal.
Setelah nekad dan terus “terprovokasi” oleh beberapa teman yang sudah terlebih dahulu melenggang memaknai kebebasan dengan menggunakan perangkat lunak open-source, akhirnya saya berhasil juga melakukan migrasi. Pilihan jatuh pada software Ubuntu 9.04 yang menggunakan codename “Jaunty Jackalope”. Sebagai pengguna baru, pemilihan perangkat lunak itu bukan lantaran saya bisa membandingkan kelebihan dan kekurangan sebuah software, melainkan semata-mata nekad saja. Penginstalan Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon pernah memberikan pengalaman buruk buat pengguna perangkat IT yang gaptek seperti saya. Saya terpaksa beralih ke jendela karena fitur dan fasilitas yang ditawarkan belum sepenuhnya mendukung kinerja PC saya, mulai driver sound, video, printer, dan perangkat lunak yang lain.
Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope benar-benar mengubah pandangan saya tentang software open-source. Fitur dan perangkat yang ditawarkan sungguh membuat saya jatuh cinta. Ia tidak saja membebaskan saya dari mitos pembajakan, tetapi juga membuat saya bebas menikmati kemudahan-kemudahan dalam menginstal perangkat pendukung sistem operasi di netbook yang saya gunakan. Melalui terminal, synaptic, update manager, atau add/remove, saya bisa dengan mudah menginstalasi perangkat pendukung kinerja komputer. Kemudahan ini juga saya peroleh berkat “kemauan baik” sahabat-sahabat pengguna open source yang mau membangun semangat berbagi dan share dalam mengoptimalkan kinerja sofware open source dalam sistem operasi komputer. Saya bisa dengan mudah menemukan tulisan dan tutorial open source itu lewat search-engine.
Terima kasih sahabat-sahabatku yang telah membuka mata fisik dan batin saya untuk tidak terus-terusan terperangkap dalam mitos pembajakan perangkat lunak dari tahun ke tahun.

Artikel ini kiriman dari pak guru Sawali Tuhusetya melalui email ke Andy MSE. Selanjutnya, beliau akan bergabung sebagai kontributor Solve With IT.

Install Linux Kernel 2.6.31 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Monday, September 14th, 2009

Pengembangan terhadap Linux Kernel nampaknya terus dilakukan oleh para pengembang kernel Linux. Salah satu keunggulan Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah penyempurnaan yang dilakukan terhadap Linux Kernel yang diproyeksikan akan menggunakan standar Linux Kernel 2.6.31.

Dalam tahap pengembangan yang saat ini telah memasuki Alpha 5 per tanggal 3 September 2009, Ubuntu 9.10 Karmic Koala telah dipersenjatai dengan Linux Kernel 2.6.31.5. (more…)