Archive for August, 2009

Bermain-main background grub dengan grub-gfxboot di LinuxMint

Friday, August 28th, 2009

Saya bermain-main grub-gfxboot ini di LinuxMint, salah satu distro Linux yang sejak paket perdananya sudah dilengkapi dengan grub-gfxboot. Letaknya ada di /boot/gfxmenu/ dengan dua pilihan yaitu DEW, yang file-nya ada di /boot/gfxmenu/linuxmint.message, tampilannya seperti pada gambar sebelah kiri, dan STRIPED, yang file-nya ada di /boot/gfxmenu/striped.message, tampilannya seperti pada gambar sebelah kanan.

dew-and-striped

Pemilihan mana yang akan digunakan bisa diatur di /boot/grub/menu.lst. Coba edit file tersebut dari terminal:

~$ sudo gedit /boot/grub/menu.lst

Nanti akan terbuka jendela gedit. Simak bilamana ada tulisan seperti ini:

## Graphical boot menu location
gfxmenu=/boot/gfxmenu/linuxmint.message

Silahkan ganti /boot/gfxmenu/linuxmint.message dengan /boot/gfxmenu/striped.message, maka tampilan background grub akan berubah sesuai file-file yang ada pada striped.message.

Pengin ganti gambar??? Caranya gampang! (bringit)

Silahkan tilik dulu file-file yang ada di /boot/gfxmenu/. File linuxmint.message dan stripes.message itu sepertinya file arsip biasa. Klik kanan dan lihat properties salah satu file itu. Ketahuan bahwa itu adalah file arsip cpio, yang dibuat dengan aplikasi pengarsipan cpio yang biasanya sudah disertakan dalam paketan distro Linux.

Copy salah satu file itu misalnya linuxmint.message dan taruh di sembarang folder, misalnya di /Desktop/. Klik kanan dan extract here! Hasilnya adalah folder linuxmint.message_FILES. Di dalam folder itu ada file gambar dengan nama back.jpg. Ukurannya 800×640 pixel. Hapus saja file itu dan cari gambar lain yang sedulur suka. Rename menjadi back.jpg dan masukkan ke dalam folder linuxmint.message_FILES. Jadikan kembali file arsip cpio dengan cara (mengikuti contoh letak file, bisa ke nama asli atau menjadi sembarang nama):

~$ cd Desktop/linuxmint.message_FILES
~$ sudo -s
~# ls . |cpio -o > kreasiku.sendiri

Untuk keamanan, lebih baik file kreasiku.sendiri itu dipindah saja ke folder yang untuk mengutak-utiknya butuh root privileges. Atau, langsung saja arsipkan ke folder asal dengan cara:

~# ls . |cpio -o > /boot/gfxmenu/kreasiku.sendiri
~# exit

Setelah itu edit lagi:

~$ sudo gedit /boot/grub/menu.lst

Ganti:

gfxmenu=/boot/gfxmenu/linuxmint.message

Dengan:

gfxmenu=/folder/kreasiku.sendiri

Bila diarsipkan di folder asal, berarti diganti seperti ini:

gfxmenu=/boot/gfxmenu/kreasiku.sendiri

Tutup terminal > restart… dan nikmati gambar kreasi sedulur sekalian tampil sebagai latar belakang grub!

Berikut ini kreasi saya dan Diki:

grub-gfxboot kreasi Diki dan Andy

Tips and Trick:

  • Bila komputer sedulur menggunakan widescreen, misalnya 1280×800 pixel, ada baiknya edit dulu menggunakan GIMP dan resize gambar yang sedulur suka secara proporsional sesuai lebar layar, selanjutnya scale secara tidak proporsional menjadi 800×640 pixel. Preview-nya mungkin kelihatan kurang bagus, namun sebagai background grub akan tampil secara proporsional.
  • Bila belum ada aplikasi pengarsipan cpio, silahkan ambil di http://gnu.org dan install. Untuk mengetahui cara menggunakannya, tilik dari terminal: ~$ cpio --help.
  • Bila sedulur sekalian menggunakan Ubuntu atau Blankon, silahkan ikuti cara yang ditunjukkan sedulur Muhidin di sini

..::tulisan ini juga dipublikasikan di: http://andy.web.id::..

Ubuntu 9.10 Karmic Koala Alpha 4

Friday, August 28th, 2009

Belum lama ini, Canonical merilis Ubuntu 9.10 Alpha 4. Keistimewaan dari Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah browser defaultnya Firefox 3.5.2 menggantikan si tua bangka Firefox 3.0, serta dalam rilis ini menyertakan Ubiquity, dimana installer versi baru ini menyertakan tombol “QUIT” atau “Keluar” sehingga setiap saat anda bisa memberhentikan installer sesuai dengan yang anda inginkan. Juga software menarik Palimpsest Disk Utility software, tersedia pada Applications -> System Tools menu. Disk Utility ini mendukung S.M.A.R.T. testing/monitoring tool, memperlihatkan temperature dan waktu Uptime hardisk, juga partition management tool untuk memilih dan menandai bootable, delete atau label pada partisi hardisk. Palimpsest Disk Utility dibuat oleh Red Hat.

Seperti tersebutlah diatas bahwa The Ubuntu installer (Ubiquity) memiliki tombol “Quit” – “Keluar” pada setiap langkah installasi, sebuah tombol “Continue Testing” pada jendela ‘installation finished’, item penunjuk seleksi time zone berubah menjadi region atau wilayah bukan lagi kota (wahaha.. emang untuk mendukung blogger ndeso rek :D) dan menu entry berisi juga nama seri distribusi semisal “Install Ubuntu 9.10″. Selebihnya menu entry “About Ubuntu” dikembalikan pada menu System.

Berbarengan dengan versi alpha ini juga dikenalkan Ubuntu Enterprise Cloud (UEC). Dengan prakonfigurasi AMI, langsung bisa mencoba Karmic Koala Alpha 4 server secara instan pada Amazon EC2, dan dahsatnya, dengan Ubuntu Enterprise Cloud, bisa memiliki kemungkinan untuk mendonload sebuah gambar dan menempatkanya pada space hardisk online, atau katanya kemungkinan bisa langsung ke akun picasa, Ubuntu One, atau kesukaan anda yang lainnya.

Last but not least, paket kernel saat ini berjalan pada paket 2.6.31-5.24, berbasiskan Linux kernel 2.6.31 RC5, dan Kernel Mode Setting tersedia secara default untuk Intel graphics. GNOME 2.27.5 disertakan pula dan instalasi iSCSI sudah diimprovekan (iscsi=true boot parameter sudah tidak diperlukan).

Review image
Palimpsest Disk Utility on Ubuntu 9.10 Alpha 4

Review image
Palimpsest Disk Utility on Ubuntu 9.10 Alpha 4

Review image
Palimpsest Disk Utility on Ubuntu 9.10 Alpha 4

Pembaharuan di Kubuntu dan Xubuntu 9.10 Alpha 4?

Kubuntu 9.10 Alpha 4 berisi rilis-rilis paling baru KDE 4.3.0 desktop environment dengan aplikasi dan fitur:
· Arora Web Browser (replaces Konqueror)
· Amarok 2.1.1
· KPackageKit 0.4.1.1
· K3b 1.66.0 (alpha 2)
· QtCurve 0.65.2
· kcm-gtk 0.5.2
· KDE microblogging Plasma widget
· Message Indicator

Review imageReview image
Kubuntu 9.10 Alpha 4 with the KDE 4.3.0 desktop

Kubuntu 9.10 Alpha 4 juga membawa barang baru bernama revamped installer. lihat screenshot nya!

Review image

Revamped installer di Kubuntu 9.10 Alpha 4

Di saat yang lain, Xubuntu 9.04 Alpha 4 dibangun pada pondasi lightweight XFCE 4.6.1 desktop environment dengan menyertakan aplikasi-aplikasi update terbaru.

Review image
Xubuntu 9.10 Alpha 4

Pada tanggal 29 Oktober 2009, Ubuntu 9.10 Karmic Koala akan menjadi rilis ke sebelas dari sistem operasi Ubuntu. Namun bagaimanapun juga Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope juga masih ciamik untuk dipergunakan. Rilis Alpha 5 dijadwalkan pada 3 September 2009 sebagai versi alpha ke 5 versi Ubuntu 9.10 yang akan datang.

Agenda Rilis Karmic Koala:
May 14th, 2009 – Alpha 1 release
June 11th, 2009 – Alpha 2 release
July 23rd, 2009 – Alpha 3 release
August 13th, 2009 – Alpha 4 release
September 3rd, 2009 – Alpha 5 release
September 17th, 2009 – Alpha 6 release
October 1st, 2009 – Beta release
October 22nd, 2009 – Release Candidate
October 29th, 2009 – Final release of Ubuntu 9.10

Download Ubuntu 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang di Softpedia.

Download Ubuntu Server 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang di Softpedia.

Download Ubuntu Enterprise Cloud 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang dari Softpedia.

Download Ubuntu Netbook Remix 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang dari Softpedia.

Download Kubuntu 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang pada Softpedia.

Download Kubuntu Netbook Remix 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang pada Softpedia.

Download Xubuntu 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang di Softpedia.

Download Ubuntu Studio 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) di Softpedia.

Download Mythbuntu 9.10 Alpha 4 (Karmic Koala) sekarang Softpedia.

Konten yang terlihat dalam Ubiquity slide masih dalam perdebatan. Namun saat ini sudah terbagi dua dalam 2 kategori besar:

1. Teks-teks simpel tentang jenis aplikasi dan apa kegunaannya.;
2. Konten Orisinal, dengan paragraf normal tentang Sistem Operasi Ubuntu dan aplikasi-aplikasi yang menyertainya.

Kedua kategori tersebut sekaligus berada dalam slide-slide dibawah ini:

· Welcome message (Pesan pembukaan)
· Browse the web with Firefox (Menjelajah internet dengan Firefox)
· Relive Memories with F-Spot Photo Manager (Membuka kenangan dengan F-Spot Photo Manager)
· Accessibility in Ubuntu (Aksesibilitas dalam Ubuntu)
· Ubuntu speaks fluently (ketersediaan terjemahan)
· Control your digital life with Evolution (Email dan agenda dengan evolution)
· Keep in contact with Pidgin IM (Pidgin Messenger)
· OpenOffice – Office tools at your fingertips ( Ketersediaan Open Office)
· Watch and listen on Ubuntu (Media dan Multimedia dalam ubuntu)
· Installing additional software (Penambahan lewat repo maupun yang lain)
· Getting Help with Ubuntu (Bantuan troubleshooting)

Untuk informasi lebih mendalam tentang konten atau paragraph yang ditampilkan pada instalasi normbal Ubuntu, silahkan cek check disini dan disini.

Atau membaca lebih lengkap di Softpedia

Ubuntu Rilis Alpha ini sebaiknya jangan diinstal pada komputer kerja. Maksud keluaran rilis alpha hanyalah untuk percobaan sahaja. Silahkan melaporkan bug dan kesalahan pada Ubuntu Bug Tracker.

Ubiquity dan Firefox 3.5.2 defaultnya Ubuntu 9.10 Karmic Koala Alpha 4 | the Suryaden.

FFmpeg audio video converting on ubuntu jaunty

Wednesday, August 26th, 2009

FFmpeg adalah alat atau tool komplet untuk merekam, mengkonversi – convert, dan streaming audio dan video. Bersama di dalamnya dalah paket libavcodec, salah satu codec utama pustaka audio dan video. Ubuntu memerlukan paket ini untuk mengotak-atik atau mengkonversi file-file audio video di Ubuntu khusunya Ubuntu Jaunty Jackalope. Software ini bisa langsung pake dengan mengunduhnya di Download FFmpeg. Jangan lupa untuk selalu cek main FFmpeg doc untuk mengetahui fitur komplitnya juga Changelog, untuk mengetahui perubahan-perubahan terbaru. FFmpeg sangatlah cepat untuk mengkonversi video dan audio, juga bisa langsung digunakan pada sumber audio dan video secara langsung dalam kondisi live. Command line nya pun tidak susah-susah amat, hanya perlu mengetahui target bitrate yang diinginkan.

Untuk menginstall FFmpeg di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope cukup dengan mantera:

  1. sudo apt-get install ffmpeg, Namun karena beberapa codec tidak langsung diaktifkan di Ubuntu Jaunty Jackalope maka sebaiknya harus mendownload dan install seperti selanjutnya di bawah ini, – khusus untuk Ubuntu Jaunty Jackalope 32 bit.
  2. sudo apt-get purge ffmpeg x264 libx264-dev
  3. sudo apt-get update && sudo apt-get install build-essential libfaac-dev libfaad-dev libmp3lame-dev libtheora-dev libxvidcore4-dev
  4. Kemudian download dan instal juga ffmpeg and x264 untuk Ubuntu Jaunty Jackalope – unduh keduanya (hanya untuk 32 bit), Jika tidak berjalan maka silahkan baca credit dibawahnya untuk melihat link yang tersedia
    • Download script mantranya
    • Extract dan pindah filenya ke ~/.gnome2/nautilus-scripts
    • pindahkan ke sembarang tempat semisal $PATH (eg /usr/local/bin), ubuntu saya di /usr/bin, perintah di terminal dengan $ sudo mv avconvert /usr/bin (haha saya pake cara paling mudah)
    • lakukan ketiganya, kemudian tambahkan sebagai nautilus-action (set “paramater” to “%M”, cek “multiple files”).

      Setelah ffmpeg semuannya terinstall maka seterusnya bisa mencoba mantera-mantera dibawah yang penting dan biasanya dipakai untuk mengkonversi video, mengekstrak suara, encoding data untuk Ipod atau Portabel Play Station dan sebagainya. Mantera-mantera ini penting dan tidak usah puasa untuk mendapatkan kesaktiannya semisal:

      Cek info sebuah file video

      ffmpeg -i video.avi

      Membuat satu sekuens video dari gambar-gambar tertentu
      ffmpeg -f image2 -i image%d.jpg video.mpg

      Perintah mantera ini akan membuat sebuah file video.mpg dari gambar-gambar yang kita maksudkan dalam satu folder, seperti gambar1.jpg, gambar2.jpga dan seterusnya.

      Mengubah atau memecah sebuah video menjadi potongan gambar-gambar

      ffmpeg -i video.mpg image%d.jpg

      Akan mengubah menjadi gambar1.jpg dan seterusnya, format yang didukung adalah PGM, PPM, PAM, PGMYUV, JPEG, GIF, PNG, TIFF, SGI.

      Enkoding sekuens video untuk Ipod/Iphone

      ffmpeg -i source_video.avi input -acodec aac -ab 128kb -vcodec mpeg4 -b 1200kb -mbd 2 -flags +4mv+trell -aic 2 -cmp 2 -subcmp 2 -s 320×180 -title X final_video.mp4

      Misalnya yang perlu diperhatikan >> Source : source_video.avi, Audio codec : aac, Audio bitrate : 128kb/s, Video codec : mpeg4, Video bitrate : 1200kb/s, Video size : 320px x 180px, Generated video : final_video.mp4.

      Encoding video untuk portable play station

      ffmpeg -i source_video.avi -b 300 -s 320×240 -vcodec xvid -ab 32 -ar 24000 -acodec aac final_video.mp4

      Gambaranya >> Source : source_video.avi, Audio codec : aac, Audio bitrate : 32kb/s, Video codec : xvid, Video bitrate : 1200kb/s, Video size : 320px x 180px, Generated video : final_video.mp4

      Mengekstrak suara dari video menjadi file mp3

      ffmpeg -i source_video.avi -vn -ar 44100 -ac 2 -ab 192 -f mp3 sound.mp3

      Gambaran perintah: Source video : source_video.avi, Audio bitrate : 192kb/s, output format : mp3, Generated sound : sound.mp3

      Mengkonversi file suara .wav menjadi .mp3

      ffmpeg -i source_song.wav -vn -ar 44100 -ac 2 -ab 192 -f mp3 final_song.mp3

      Mengkonversi file .avi menjadi .mpg

      ffmpeg -i source_video.avi final_video.mpg

      Mengkonversi dari .mpg menjadi .avi

      ffmpeg -i source_video.mpg final_video.avi

      Mengkonversi file .avi menjadi .gif animasi (tidak terkompres)

      ffmpeg -i source_video.avi animated_gif.gif

      Mixing, mencampur video dengan suara

      ffmpeg -i song.wav -i source_video.avi final_video.mpg

      Mengkonversi file .avi menjadi file .flv

      ffmpeg -i source_video.avi -ab 56 -ar 44100 -b 200 -r 15 -s 320×240 -f flv final_video.flv

      Konversi .avi ke dv

      ffmpeg -i source_video.avi -s pal -r pal -aspect 4:3 -ar 48000 -ac 2 final_video.dv

      atau

      ffmpeg -i source_video.avi -target pal-dv final_video.dv

      Konversi .avi menjadi .mpeg untuk player DVD

      ffmpeg -i source_video.avi -target pal-dvd -ps 2000000000 -aspect 16:9 final_video.mpeg

      Penjelasan >> target pal-dvd : Output format, ps 2000000000 maximum ukuran untuk output file, dalam ukuran bits (disini, 2 Gb), aspect 16:9 : Widescreen

      Mengkompres .avi menjadi .divx

      ffmpeg -i source_video.avi -s 320×240 -vcodec msmpeg4v2 final_video.avi

      Mengkompres file .Ogg Theora menjadi .mpeg DVD

      ffmpeg -i source_video.ogm -s 720×576 -vcodec mpeg2video -acodec mp3 final_video.mpg

      Kompres .avi menjadi mpeg2 SVCD

      Format NTSC:
      ffmpeg -i source_video.avi -target ntsc-svcd final_video.mpg

      Format PAL:
      ffmpeg -i source_video.avi -target pal-vcd final_video.mpg

      Multi-pass encoding
      ffmpeg -i source_file -pass 2 -passlogfile ffmpeg2pass final_file-2

      Audio / Video / Image / Text / ISO Converter dengan Script Nautilus

      Audio / Video / Image / Text / ISO Converter Nautilus Script bisa mengkonversi atau mengubah macam-macam variasi audio, video, image, teks and membuat file iso dari format atau image lain. Bisa juga mengkonversi video ke audio dan video atau pdf menjadi frame-frame berlainan. Dan aneh bin ajaib, script ini bisa mengkonversi sebuah file .txt menjadi image bahkan suara .wav.

      Audio / Video / Image / Text / ISO Converter Nautilus Script ini mendukung format:

      Image formats didukung dengan konversi – convert

      – Bisa dibaca:

      A ART AVI AVS B BMP C CAPTION CIN CMYK CMYKA CR2 CRW CUR CUT DCM DCR DCX DFONT DNG DPX EPDF EPI EPS EPSF EPSI EPT EPT2 EPT3 FAX FITS FRACTAL FTS G G3 GIF GIF87 GRADIENT GRAY ICB ICO ICON IPL JNG JP2 JPC JPEG JPG JPX K LABEL M M2V MAP MAT MIFF MNG MONO MPC MPEG MPG MRW MSL MSVG MTV MVG NEF NULL O ORF OTB OTF PAL PALM PAM PATTERN PBM PCD PCDS PCL PCT PCX PDB PDF PEF PFA PFB PFM PGM PGX PICON PICT PIX PJPEG PLASMA PNG PNG24 PNG32 PNG8 PNM PPM PS PSD PTIF PWP R RAF RAS RGB RGBA RGBO RLA RLE SCR SCT SFW SGI STEGANO SUN SVG SVGZ TEXT TGA TIFF TILE TIM TTC TTF TXT UYVY VDA VICAR VID VIFF VST WBMP WMF WMZ WPG X X3F XBM XC XCF XPM XV XWD Y YCbCr YCbCrA YUV

      – Bisa ditulisi:

      A ART AVS B BMP BMP2 BMP3 C CIN CIP CLIP CMYK CMYKA CUR DCX DPX EPDF EPI EPS EPS2 EPS3 EPSF EPSI EPT EPT2 EPT3 FAX FITS FTS G G3 GIF GIF87 GRAY HISTOGRAM HTM HTML ICB ICO ICON INFO IPL JNG JP2 JPC JPEG JPG JPX K M M2V MAP MAT MATTE MIFF MNG MONO MPC MPEG MPG MSL MSVG MTV MVG NULL O OTB PAL PALM PAM PBM PCD PCDS PCL PCT PCX PDB PDF PFM PGM PICON PICT PJPEG PNG PNG24 PNG32 PNG8 PNM PPM PREVIEW PS PS2 PS3 PSD PTIF R RAS RGB RGBA RGBO SGI SHTML SUN SVG SVGZ TEXT TGA THUMBNAIL TIFF TXT UIL UYVY VDA VICAR VID VIFF VST WBMP X XBM XPM XV XWD Y YCbCr YCbCrA YUV

      –Catatan “bisa dibaca” atau “dapat ditulisi” tidak memiliki implikasi penting “useful” :-Q

      Audio/Video format didukung oleh ffmpeg

      – Baca/Tulis:

      3g2 3gp 4xm MTV RoQ aac ac3 adts aiff alaw amr apc ape asf asf_stream au avi avm2 avs bethsoftvid c93 crc daud dsicin dts dv dv1394 dvd dxa ea ea_cdata ffm film_cpk flac flic flv framecrc gif gxf h261 h263 h264 idcin image2 image2pipe ingenient ipmovie libdc1394 lmlm4 m4v matroska mjpeg mm mmf mov mov,mp4,m4a,3gp,3g2,mj2 mp2 mp3 mp4 mpc mpc8 mpeg mpeg1video mpeg2video mpegts mpegtsraw mpegvideo mpjpeg mulaw mxf nsv null nut nuv ogg oss psp psxstr pva rawvideo redir rm rtp rtsp s16be s16le s8 sdp shn siff smk sol svcd swf thp tiertexseq tta txd u16be u16le u8 vc1 vc1test vcd video4linux video4linux2 vmd vob voc wav wc3movie wsaud wsvqa wv x11grab yuv4mpegpipe

      Cara install Audio/Video/Image/Text/ISO Converter Nautilus Script

      Jika terlalu diawang-awang maka bisa pakai cara dibawah ini:

      Dengan Ubuntu Jaunty Jackalope atau yang lainnya :
      sudo apt-get install nautilus-actions

      Kemudian klik Sistem >> Preferensi >> Nautilus Action Configuration, klik Add, isi kolom label dengan convert, klik Main profil, kemudian klik Edit, pada kolom path arahkan pada dimana avconvert tadi semisal di /usr/bin, kemudian isi Parameters dengan %M. Setelah itu klik kanan pada file video, akan ada tambahan “convert”, akan cek atau install ulang ffmpeg dan mplayer bila belum ada.

      Jika FFmpeg belum ada maka ketikkan perintah di terminal:
      sudo apt-get install ffmpeg

      Apabila belum ada aplikasi mplayer maka instal dengan ketik di terminal:
      sudo apt-get install mplayer

      Sekarang dengan satu klik kanan sampean sudah bisa mengkonversi audio atau video file. Mudah sekali dan silahkan mencoba jika tertarik untuk menggunakannya. Bisa juga untuk multiple file dengan mengedit av convert di command line: avconvert filename (quote name) pisah dengan spasi, multiple files OK. Klik kanan pada ikon dan pilih “convert”.

      Semua diatas membutuhkan Zenity -kotak dialog-, ffmpeg untuk audio dan video, dan imagemagick untuk pemrograman image/gambar.

      Untuk menambahkannya di Ubuntu:
      sudo apt-get install zenity ffmpeg imagemagick

      Opsional jika mau menambahkan:
      espeak (text to audio), mplayer (video to frames), faac (m4a), faad (mpeg-2 and mpeg-4), antiword (ms word to text and rtf), unrtf (rtf to text and html), odt2txt (odt to text and xml), txt2tags (text to html), AcetoneISO (for b5i/cdi/mdf/nrg/pdi to ISO. Also nrg2iso, daa2iso, cdd2iso, uif2iso, bchunk)

      Untuk menginstall semuanya di Ubuntu, tambahkan dahulu medibuntu repository baru kemudian menginstalnya:

      Install Ubuntu Restricted Extras
      sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

      Menambahkan Medibuntu Repository
      sudo wget http://www.medibuntu.org/sources.list.d/jaunty.list –output-document=/etc/apt/sources.list.d/medibuntu.list

      Menambahkan Public Key
      sudo apt-get update && sudo apt-get install medibuntu-keyring && sudo apt-get update

      Kemudian tambahkan opsional berikut:
      sudo apt-get install espeak mplayer faac faad antiword unrtf odt2txt txt2tags acetoneiso

      Menambahkan Video Codecs seperti Microsoft WMV
      sudo apt-get install non-free-codecs

      Playback DVD
      sudo apt-get install libdvdcss2

      Skype
      sudo apt-get install skype

      Google Earth
      sudo apt-get install googleearth

      Mplayer
      sudo apt-get install mplayer

      Install Ubuntu Resfricted Extras
      sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

      Untuk lebih lengkap mengenai apa yang ada di medibuntu untuk Jaunty, silahkan klik disini, semoga dengan ini mempermudah dan menambah keyakinan bahwa beralih ke opensource adalah berpindah dari satu tempat sempit menuju sebuah lapangan terbuka yang super luas.

      Tulisan pertama di >> audio video convert on ubuntu jaunty jackalope | the Suryaden.

      18th Anniversary of Linux

      Tuesday, August 25th, 2009

      25 Agustus 1991, 18 tahun yang lalu dunia TI dikejutkan mail dari mahasiswa jelata (saat itu, sekarang sih sudah jadi multijutawan), yang dikirimkan ke milis comp.os.minix.

      Mail yang berisi kode sumber bebas pakai dari kernel yang dia buat, ditengah sesaknya OS propietary yang dijual dengan harga gila-gilaan, membawa angin segar dan perubahan yang disambut suka cita. Melebihi harapan sang penulis kernel itu sendiri.
      (more…)

      Install HP Laserjet P2015N di Linux Ubuntu

      Tuesday, August 25th, 2009

      Sekedar sharing saja, kebetulan baru saja kantor membeli sebuah Printer Laser Jet HP P2015N, sebuah printer network, colokannya pake RJ 45 namun pake USB juga bisa, anehnya Windows 2003 Server 64 bit malah nggak mendukung printer ini secara network. Kupikir cuman Ubuntu saja yang terkena diskriminasi driver, eh jebul windows 2003 Server malah mendiskriminasi printer ini.

      Beginilah yang saya lakukan, langsung cabut ke websitenya HP, cari disana dan benar tidak ada driver untuk printer ini secara pabrikan, kemudian disarankan untuk menuju ke situs HP Linux Imaging and Printing dan oh ternyata situs ini juga buatan Hewlett and Packard tapi versi opensource sehingga jika ada sesuatu pabrikan HP tidak bisa dituntut pertanggungjawaban. Maklum lah kalau begitu.

      Jogloabang HP Laserjet P2015N by Suryaden

      Langkah 1. Langsung saja download printer driver HP Laser Jet P2015 N lebih tepatnya di sini.

      Langkah 2. Setelah selesai download dan pastikan disimpan di desktop. buka terminal, kemudian ketikan sh hplip-3.9.6.run (enter) seperti di gambar:

      Langkah 3. Pilih tipe instalasi:

      Langkah 4. Pilih disribusi Ubuntu :

      Langkah 5. Pilih untuk mengaktifkan LPT, biasanya cuekin aja, udah nggak jamannya LPT lagi…

      Langkah 6. Masukkan root password anda…

      Langkah 7. Baca petunjuk installasi, biasanya enter aja deh…

      Langkah 8. Pendeteksian jika ada yang kurang…

      Langkah 9. Jika ada sistem yang kurang maka akan dilengkapi dengan pendownloadan otomatis.

      Langkah 10. ./configure’ dan ‘make’ akan dijalankan

      ./configure menyiapkan HPLIP untuk installasi sebagaimana data sistem yang diberikan juga dependensi yang tersedia untuk HPLIP.

      ‘make’ kemudian di jalankan. Mengkompilasi (”builds”) HPLIP untuk komputer anda.

      Langkah 11. Menjalankan ‘Make Install’

      Menggunakan “HP Setup” untuk mengkonfigurasi printer

      Langkah 12. Pilih bagaimana printer akan terkoneksi dengan Ubuntu kita…

      Langkah 13. Pilih printer yang akan di konfigurasi, tergantung juga jenis koneksinya…

      Langkah 14. Pilih moda PPD untuk printer anda (direkomendasikan)

      Langkah 15. Masukkan informasi Printer

      Langkah 16. Konfirmasikan Setting Printerr, dan Klik Finish setelah rampung instalasi printer.

      Demikianlah informasi sharing ilmu install printer HP Laserjet P2015N di Ubuntu yang saya dapatkan petunjuknya dari sebagaimana kebingungan dan kenekatan saya. Semoga bisa menambah pengalaman dan tentunya ini saya posting agar saya tidak lupa… :D juga untuk support Mengembalikan jati diri bangsa dan Stop Dreaming Start Action tentunya :lol:

      Posting pertama di Install HP Laserjet P2015N di Ubuntu | Stop Dreaming Start Action.

      iwScanner alternatif tools WIFI Scanner di openSUSE

      Monday, August 24th, 2009


      Pengguna openSUSE ketika akan mengkonekkan internet di WIFI biasanya langsung memakai KnetworkManager dan langsung terdeteksi list WIFI yang dapat digunakan. (gym)
      Ada alternatif lain WIFI Scanner yaitu iwScanner tool ini mirip dengan netstumbler yang jalan di windows. 8-)

      Berikut cara instalasi iwScanner di openSUSE : (more…)

      migrasi ke ubuntu sabily.

      Sunday, August 23rd, 2009

      Ubuntu…!

      ubuntu logo 3dAkhirnya aku jatuh cinta kepadamu, Setelah beberapa tahun yang lalu aku mengenal komputer. Aku sendiri tidak pernah namanya menjamah linux cs. Walaupun tahu kadang hanya sekedar melirik saja. Dan tanpa ku sadari sekian tahun itulah aku merelakan mataku ini memelototi sofware bajakan dan hasi cracking yang terlukis di monitor. Mulai dari X3 yang sering kupakai. Sampai cs3 yang sering menemaniku di rumah dan di kantor. Tanpa sadar telah kugadaikan sebuah moral untuk sebuah bajakan. (more…)

      From Windows to Ubuntu

      Saturday, August 22nd, 2009

      Saya berkenalan dengan Linux adalah sekitar tahun 2007 lalu, yakni berkenalan dengan Mandriva. Diperkenalkan oleh Blogger Nasional. Akan tetapi saya pada waktu itu masih belum bisa menikmati keunggulan open source daripada Windows. Banyak hal pekerjaan bersentuhan dengan aplikasi mesin Jendela tersebut. Akhirnya, Mandriva-pun cuman bertahan saja di laptop tanpa pernah saya sentuh, sampai akhirnya laptop dipakai oleh orang lain dan saya berganti laptop yang murni 100% ber-Jendela.

      Baru pada beberapa bulan lalu saya kembali tertarik dengan open source. Pilihan jatuh ke Ubuntu. Dan atas bantuan Blogger Nasional pula saya menginstal laptop ini dengan Ubuntu 9.04 agar tetap bisa dual-boot dengan Windows, sebab ada pekerjaan tertentu yang harus ber-Jendela. Semakin menyelam saya semakin tertarik dan semakin penasaran saja. Dan meski baru seumur jagung menggunakan Ubuntu saya dapat katakan lebih enakan pake ini dech. Lho kok bisa?

      Pertama, no virus. Saya sering berhubungan dengan flashdisk karena memang selalu terjadi perpindahan data dari laptop teman-teman ke saya. Flashdisk yang dipakai sebagai tidak semuanya steril virus, dan komputer kantor harus diinstall ulang berkali-kali gara-gara virus itu. Dengan open source, virus Windows tidak bisa berjalan. Jika di dalam flashdisk ada aplikasi yang mencurigakan langsung saja saja pithes. Namun ini menjadi kelemahan pengguna open source karena tidak pernah tahu virus teranyar dan anti virus apdetan terbaru (rofl)

      Kedua, memudahkan pengguna. Proses instalasinya lebih cepat dari pada Windows, hanya butuh waktu kurang dari 30 menit, bandingkan dengan Windows yang butuh hampir 2 jam. Dan ketika menginstall Ubuntu, saya tidak perlu mengintall driver tambahan untuk hardware dan software standar untuk bekerja. Artinya begitu selesai instalasinya bisa langsung dipakai, bahkan beberapa hardware yang tidak jalan di Windows bisa berjalan lancar disini. Ketiga, mudah dioprek dan enteng. Kustomisasi pada Linux mudah dilakukan dan tidak memakan resource seperti di Windows. Seperti mengubah theme, mengubah compiz dekstop maupun menambahkan aplikasi lain seperti conky dll. Mudah dilakukan dan banyak petunjuknya bertebaran di internet. Dan yang penting tidak memakan resource dan memory sehingga tidak bikin lambat laju mesin. Keempat, lebih fleksibel dan kompatibel. Artinya, software aplikasi berbasis Windows dapat dibukak disini dan bahkan dapat dieksekusi dan jalankan juga.

      Kelima, gratis dan bebas dosa. Yang namanya gratisan memang nyenengkeh. Semua software aplikasi disediakan bebas digunakan dan bebas diotak-atik sendiri. Kenapa bebas dosa? Karena gratis maka bebas diambil dan digunakan tanpa harus membajaknya. Tanpa membajak berarti tidak mencuri. Tidak mencuri maka tidak berdosa. Itulah alasan saya mengapa ber-urbanisasi dari Windows ke Ubuntu, sebagaimana prinsip urbanisasi adalah mencari yang lebih baik. Dari “pelosok desa” pindah ke “kota”.

      juga dipublikasikan disini

      Koneksi Internet menggunakan Telkomsel Corporate dengan modem Huawei E160g di openSuse

      Saturday, August 22nd, 2009

      Kemarin modem Huawei El60 dan kartu Hallo yang telah di apply untuk koneksi Internet dengan paket Telkomsel Corporate telah datang ,pada hari yang sama pula saya coba untuk koneksi di Windows XP lancar-lancar saja,, setelah itu saya mencoba koneksi internet dengan openSuse 11.0 berikut langkah-langkah koneksi yang telah saya lakukan. (more…)

      Koneksi Modem CDMA SpeedUp 3G SU-6200U di LinuxMint

      Friday, August 21st, 2009

      Berbagi pengalaman oleh: AndyMSE

      Beberapa waktu lalu saya mendapatkan hadiah Paket Kartu IndosatM2 Truff dari Mursid, seorang blogger Bengawan. Kartu itu adalah kartu koneksi internet CDMA prabayar. Berhubung Mursid juga mendapatkannya sebagai hadiah, padahal tidak punya perangkat modem CDMA, daripada tidak dimanfaatkan diberikanlah kepada saya. Tentu saja saya senang sekali. Saya membayangkan, bisa melakukan koneksi internet yang cukup lancar melalui hape Nokia 6225 milik Bu Noor dengan menggunakan kabel DKU-5, atau menggunakan Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U yang ada pada saya, bekasan dari Bu Upik yang sekarang tidak digunakan lagi karena patah antenanya.

      Masalahnya… Hape Bu Noor tentu saja tidak bisa saya gunakan setiap saat, sedangkan Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U itu tidak ada drivernya karena CD driver bawaannya hilang entah kemana.

      Nah, semalam 20/08/2009, saya mencoba menggunakan Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U di Linux Mint untuk melakukan koneksi internet.

      Ketika modem dicolok ke USB dan membuka terminal untuk mengetikkan ~$ lsusb ternyata modem terdeteksi sebagai Huawei  Technologies Co., Ltd. E620 USB Modem.. (woot) 

      mendeteksi dengan lsusb

      Segera saja dilakukan setting WvDial dengan mengetik ~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf dan membuatkan “Dialer” baru –dalam contoh menggunakan nama truff–. Jujur saja, saya tidak tahu semua arti dari kode-kode itu karena hanya niru dari “Dialer” yang sudah ada dan merubah sedikit saja. Yang saya tahu hanya AT+CRM=1 adalah extra setting yang biasa digunakan untuk koneksi modem CDMA, Modem type sudah jelas, Baud untuk memasukkan kecepatan maksimal, Modem menunjukkan letak modem, dan yang paling penting adalah Phone = #777, selanjutnya username dan password.

      -*wvdial.conf(-etc)-gedit

      Setelah selesai, konfigurasi tersebut disimpan dan ditutup untuk kembali ke terminal. Untuk melakukan konksi internet,  cukup dengan memanggil Dialer dengan mengetikkan ~$ sudo wvdial truff dan setelah menunggu sebentar, tersambunglah ke internet.

      sudo wvdial truff

      Untuk mengakhiri koneksi, tekan Ctrl+C, untuk menutup terminal tekan Ctrl+D atau Alt+F4

      Sebelum berselancar kemana-mana, karena Kartu Truff itu masih baru, harus dilakukan aktivasi dimana khusus untuk aktivasi ini username yang digunakan adalah indosatm2@indosatm2 dengan password prabayar. Setelah aktivasi selesai,  segera disconnect dan reconnect dengan username dan password yang baru didaftarkan. (banana_cool)

      Ketika saya akan mengakhiri sesi berinternet-ria, tak sengaja nge-klik ikon network connection di panel… Bhadala… (bigeyes) Ternyata saya telah melakukan langkah sudo-sudoan yang membingungkan padahal sudah disediakan langkah yang lebih mudah.  Ada “Auto Mobile Broadband (CDMA) connection” di situ.

      auto-cdma-connection-click-saja

      Langsung saja disconnect  untuk benar-benar mengakhiri sesi berinternet-ria untuk mencoba cara koneksi yang berbeda.

      Klik kanan ikon network connection di panel > Edit Connections > Mobile Broadband > klik Auto Mobile Broadband (CDMA) connection > klik Edit.

      auto-cdma-edit-connection

      Di sini hanya perlu memasukkan dialing number yaitu #777, username dan password.

      edit-cdma-connection

      Tutup dengan cara klik Apply dan selanjutnya klik ikon network connection di panel > klik Auto Mobile Broadband (CDMA) connection dan tunggu beberapa detik saja.

      established

      Naaaaaaaaaaaa…. sudah konak konek kan??? (banana_rock)

      Untuk mengakhiri koneksi, klik ikon network connection di panel > klik disconnect di bawah Auto Mobile Broadband (CDMA) connection.

      Oh ya, Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U itu bentuknya seperti ini. Antenanya yang patah telah diganti dengan seutas kawat berisolasi dengan diameter dan panjang tertentu (yang hijau itu lho!).

      speedup-su-6200u

      Sebagai sebuah teknologi, dibandingkan dengan GSM, ternyata CDMA tidak bisa dipandang sebelah mata.  Kecepatan koneksinya lumayan, dan lebih stabil dibandingkan GSM. Sayangnya, sebagai sebuah modem, Speed@Up 3G SU-6200U itu suka panas bila digunakan terlalu lama… Dulu, pernah beberapa kali  panas dari modem itu merusak RUIM yang digunakan, bahkan sampai melengkung.

      kartu-melengkung

      Herannya, lebih dari 4 jam saya gunakan untuk berbagai keperluan berinternet yang normal sebagaimana biasa saya lakukan, Modem CDMA Speed@Up 3G SU-6200U itu hanya menghangat biasa saja di Linux Mint

      (panic) jangan-jangan ada penunggunya… (ninja)

      ———

      Silahkan simak juga: