Archive for June, 2009

Sedikit catatan Ubuntu 9.04 dan OpenSuse 11.1

Monday, June 29th, 2009

Setahun nyaman bersama Ubuntu Muslim Edition 8.04.1. Karena bencana yang tidak mampu saya kembalikan (orang yg kurang belajar *nepok jidat*), Ubuntu beserta partisi dan distro yang lain jadi berantakan tak terkira.

Waktu ingin install ulang Ubuntu, ternyata DVD Ubuntu ME sudah amburadul juga karena seringnya saya bawa, takut-takut suatu saat Ubuntu ME-nya bermasalah. Tapi memang ketahanan Ubuntu (linux pada umumnya) luar biasa. Saya punya 3 PC-client yang terinstall Ubuntu 7.04 (brati saat ini sudah 2 tahun berjalan), belum bermasalah yang menyebabkan harus diinstall ulang…sampe lupa kalo masih ada 3 Ubuntu 7.04 :P
(more…)

Menulis Blog dari Post Blog Entry

Friday, June 26th, 2009

PBE-Ubuntu:

Selain menggunakan QuickPress, fasilitas cepat dari WordPress, untuk menambahkan post di blog kecakot ini, seringkali saya juga menggunakan Post Blog Entry di Ubuntu saya.

Tentu saja sebelumnya sudah saya tambahkan fasilitas ini melalui Applications > Add/Remove Applications > highlight internet > centang Blog Entry Poster > Apply Changes, dan Blog Entry Poster akan terinstall otomatis. Tentu saja hal itu dilakukan dalam keadaan terhubung dengan jaringan internet.

update: skrinsut-1

blog entry poster

(more…)

Mengembalikan GRUB bootloader yang hilang pada Ubuntu Linux

Wednesday, June 17th, 2009

Pernahkah Anda mengalami kejadian pada komputer atau laptop kesayangan yang kehilangan bootloader-nya? bila Anda pernah mengalaminya bisa jadi komputer Anda tidak dapat booting sama sekali atau secara otomatis nyelonong masuk ke Operating System lain yang ada di komputer tanpa melalui GRUB untuk memilih Operating System yang akan digunakan, biasanya hal ini terjadi pada pengguna yang menginstall dual OS di komputernya, seperti saya (evilsmirk)

(more…)

Install Wvdial di Ubuntu 9.04

Sunday, June 14th, 2009

Tulisan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan beberapa sedulur yang bertanya di kolom komentar maupun melalui email. Sungguh saya tidak enak hati, saya nyubi, bukan ahli, tapi tetap saja tidak ada salahnya berbagi, sekecil apapun, sedangkal apapun pengalaman yang sudah dilalui: Here you go!!!…

Berbeda dengan rilis sebelumnya, Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope tidak menyertakan wvdial dalam paket perdananya. Padahal, wvdial adalah program kecil yang powerfull untuk melakukan dial up ke jaringan. Wvdial sendiri banyak disukai oleh pengguna Linux, walaupun ada pilihan yang lebih “grafis” misalnya Gnome PPP dan KPPP.

Sebetulnya caranya mengatasinya gampang saja, cari koneksi internet yang lain, misal di hosepotan atau di jaringan kabel, trus buka terminal dan ketik sudo apt-get install wvdial. Tapi pengalaman bisa saja berbeda-beda, misalnya pengalaman AGUNKK yang bertanya di kolom komentar sepertinya bisa dijadikan contoh kasus yang menarik: Agunkk baru saja menginstall Ubuntu 9.04, berdampingan mesra (dualboot) dengan Windows. Kebetulan, koneksi internet yang digunakan adalah dialup melalui modem blutut. Di Windows sudah bisa jalan dengan lancar. Di Ubuntu masih belum bisa (sekarang sudah bisa, dengan menggunakan kabel USB). Susahkah? Menurut Agunkk saat itu iya, bahkan nyaris putus asa. Dulu saya juga begitu, tapi sekarang tidak sama sekali. (more…)

Install Printer Canon Pixma iP1000 di Ubuntu 9.04

Tuesday, June 9th, 2009

Printer Canon Pixma iP1000 termasuk barang lawas, namun sampai sekarang masih banyak digunakan. Baru-baru ini, karena kebutuhan mendesak harus nge-print, padahal sedang di perjalanan, saya mampir ke rumah ponakan di Semarang untuk pinjam printer.

Ops… waktu dicolokin, ternyata driver untuk Canon Pixma iP1000 belum tersedia di Ubuntu Jaunty Jackalope. Tidak terlalu lama saya cari-cari driver, ketemulah di http://www.esnips.com… Langsung saja tanpa basa-basi langsung sedot file ip1000-driver for debian based systems.deb… Malas mengetik #sudo dpkg -i ip1000-driver for debian based systems.deb di terminal, langsung saja file yang sudah didownload di-klik kanan, Open with GDebi Package Installer… Tinggal klik dan klik, ter-install sudah Printer Canon Pixma iP1000.

Selanjutnya, saat printer kembali dicolok (replug), akan muncul pilihan untuk memilih driver printer yaitu; 1, dari printer database, 2, dari file PPD, dan 3, download untuk mencari driver printer. Pilihan satu yang diklik, arahkan ke Canon, sekarang dalam database printer sudah terisi Pixma iP1000 Ver.2.50.

Pakai itu saja dan lakukan setting seperlunya. Gampang kan? Install printer di Linux yang (katanya) sering menjadi momok, ternyata tidak terbukti…

Saya sendiri heran, sungguh sangat mudah!

Jaunty: Gagal Update MySQL

Tuesday, June 9th, 2009

Kegagalan yang terjadi saat melakukan update terhadap MySQL Server 5.0 pada Ubuntu dikarenakan kegagalan update manager untuk menghentikan service MySQL Server. Berikut cara agar update tersebut bisa dilakukan.

Jalankan perintah ini untuk mendapatkan nomor pid

sudo cat /var/run/mysqld/mysqld.pid

Lalu kill mysql menggunakan nomor pid yang didapat dari perintah diatas

sudo kill nomor_pid

Setelah langkah diatas dijalankan, lakukan kembali upgrade sistem khususnya upgrade terhadap MySQL Server 5.0. Jika langkah demi langkah dilakukan dengan benar, maka Anda bisa mengatasi upgrade yang selama ini gagal Anda lakukan.

Export PDF menjadi JPG

Saturday, June 6th, 2009

Terkadang kita membutuhkan untuk mengexport file PDF kedalam bentuk JPG. Caranya adalah dengan memanfaatkan imagemagick.

Jika Anda belum menginstall imagemagic, install dengan mengetikkan perintah dibawah ini pada konsole:

sudo apt-get install imagemagick

Jika Anda telah menginstall paket imagemagick, berikutnya gunakan salah satu tools pada image imagemagic yang bernama convert. Berikut contoh penggunaannya:

convert   nama-file-sumber.pdf    nama-file-tujuan.jpg

Bagaimana jika file PDF-nya memiliki lebih dari satu halaman? File JPG akan terbentuk sebanyak halaman dengan pemberian nama otomatis, yakni pemberian tambahan pada nama file berupa angka counter.

Instalasi Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope ke dalam flash disk

Tuesday, June 2nd, 2009

Salah satu hal yang menarik dari Ubuntu adalah karena OS ini dilengkapi dengan tool yang digunakan untuk membuat USB startup disk dengan mudah, cara kerjanya pun sama seperti Anda menjalankan Ubuntu dari CD. Ini berguna jika Anda ingin menginstal Ubuntu pada komputer atau laptop yang tidak memiliki CD/DVD drive (Netbook). Hasil yang Anda dapatkan pun sama seperti menggunakan CD/DVD drive, termasuk fasilitas Live-CD (try Ubuntu without any change on computer). Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan OS yang benar-benar bermanfaat, OS yang dapat bawa ke dalam saku baju Anda, mantap kan? (banana_cool)

(more…)